SEBERAPA BANYAK AIR YANG DIGUNAKAN ANGGOTA MASYARAKAT LAKAHANG ?

  • Whatsapp

 64 total views,  1 views today

Globalinvestigasinewscom ■ Mamasa – Masyarakat Kecamatan Lakahang, Kabupaten Mamasa menilai, pembayaran tagihan air dari PDAM yang di bebankan kepada mereka tiap bulanya kurang maksimal. Jumat, 06 Desember 2019.

Read More

Hal ini, menjadi perbincangan yang amat serius di tengah kalangan masyarakat Lakahang. Sehingga, menjadi salah satu titik perhatian oleh Gabungan beberapa lembaga media dan LSM Kabupaten Mamasa.

Johar B. Karaeng yang sekaligus anggota masyarakat kecamatan Lakahang menjadi salah satu saksi jika pembayaran tagihan air PDAM yang di maksud penting untuk di pertanyakan.

Menurut Johar, pembayaran tagihan air disana itu Terkadang tinggi. Sementara, ada masyarakat yang tinggalnya di kebun setiap hari Sabtu baru pulang kerumahnya kenapa sampai mereka membayar Rp.300.000,-./bulan

Lalu, ada juga masyarakat yang sehari-harinya tinggal dirumah. Airnya sering pakai cuci mobil dan sebagai justru pembayarannya kurang, hanya sekitar Rp.100.000,- s/d 200.000,-/bulannya.

Dan ketika kantor cabang PDAM yang beralamatkan Tampakkurra Lakahang di konfirmasi, akan mengapa hal demikian bisa terjadi ? Para petugasnya semua hanya bisa menjawab; kami hanya kerja pak, tidak tahu menahu soal itu katanya. Sebap yang kami kerjakan sesuai apa yang telah di tetapkan dari PDAN Kabupaten.

Namun, kepala Dinas PDAM Kabupaten Mamasa Bapak Awaluddin kepada media saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan kalau hal ini akan segerah kami telusuri, jangan sampai ada kesalahan teknis di dalamnya.

Pada saat ditanyai, Apakah tagihan kepada masyarakat itu berdasarkan kubikasi air yang mereka gunakan dan berapa harga/kubiknya.
Dengan jelas Awaluddin berkata Ia, pembayaran berdasarkan kubikasi yang mereka gunakan. Senilai, Rp. 1.200,-/kubik.

Hal ini pula, mendapatkan tanggapan dari Ikatan Jurnalis Sulawesi barat IJS DPD Mamasa. Pihaknya mengatakan, kalau hal itu benar demikian berarti sudah bisa di bayangkan dari harga Rp. 1.200,-/ kubik air sampai-sampai masyarakat membayar dengan jumlah Rp.300.000,-/bulannya. Berarti ada begitu banyak air yang di gunakan oleh masyarakat x sekian Keluarga dalam satu kecamatan. (Roman).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *