MODUS BEGAL !!! Polres Pringsewu Berhasil Menangkap Empat Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan (Curas)

  • Whatsapp

 112 total views,  2 views today

Globalinvestigasinews.com ■ Pringsewu – Polres Pringsewu Polda Lampung, berhasil menangkap empat pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) modus begal terhadap korbannya Yudistira Adi Nugroho (23) warga Pekon Podomoro, Kecamatan Kabupaten Pringsewu.

Read More

Keempat pelaku merupakan warga Lampung Tengah berinisial JRA (21) pekerjaan buruh, ADW (29) wiraswasta, IDS (16) dan ADR (16), keduanya berstatus sebagai pelajar SMP.
Dari keempatnya, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor, termasuk motor beat warna putih dengan nomer polisi BE 7476 IN yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksi kejahatannya.
Terungkap, dari proses penyidikan, ternyata salah satu dari keempat pelaku yakni ADW merupakan eks anggota Satpol PP Kabupaten Pesawaran.

Wakapolres Pringsewu Polda Lampung Kompol. Misbahudin Yusuf, mengungkapkan para pelaku berhasil ditangkap setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan laporan korban dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalur Dua Pekon Bulukarto Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu.

“Setelah kita lakukan penyelidikan, keempat pelaku akhirnya berhasil ditangkap, dan dua dari keempat pelaku memang masih di bawah umur, ”ungkap Wakapolres Pringsewu Polda Lampung Kompol. Misbahudin Yusuf, didampingi Kasat Reskrim Polres Pringsewu AKP. Sahril Paison, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Pringsewu Polda Lampung, Sabtu (07/12/2019).

Menurutnya, modus operandi para pelaku melakukan aksinya dengan cara mendekati korban pada 21 November 2019 sekitar pukul 23.00 Wib.
“Mereka melancarkan aksinya di jalan dua jalur, Pekon Bulukarto. Modusnya dengan cara mendekati target yang kebetulan sedang berduaan di tempat yang gelap. Lalu merampas motor dan handphone korban, “pungkas Wakapolres Pringsewu Polda Lampung Kompol. Misbahudin Yusuf.

Kasat Reskrim Polres Pringsewu AKP. Sahril Paison, mengatakan proses penangkapan terhadap keempat pelaku dilakukan secara maraton di tempat yang berbeda.
“Untuk tersangka JRA kita tangkap di masjid dan ADW berhasil kita tangkap di perkebunan. Sementara, untuk dua tersangka lainnya yakni IAS dan ADR ditangkap di rumah masing-masing, “kata Kasat Reskrim Polres Pringsewu Sahril Paison.

Keempat pelaku mengaku sudah dua kali melakukan Curas di lokasi yang sama.
“Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jalan jalur dua (tugu gajah) menuju kompleks perkantoran Pemkab Pringsewu.
Saat melancarkan aksinya, pelaku sempat mengeluarkan sajam serta memukul korban, “kata Kasat Reskrim Polres Pringsewu AKP. Sahril Paison.

Kasat Reskrim Polres Pringsewu AKP. Sahril Paison, menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu yang merasa pernah di curi atau rampas kendaraan bermotornya, guna melapor ke Polres Pringsewu.

“Dengan adanya laporan tambahan yang masuk, ini akan menjadi langkah awal bagi Polres Pringsewu mengungkap kasus serupa, “ungkap Kasat Reskrim Polres Pringsewu AKP. Sahril Paison.

Sementara tersangka ADW dalam keterangannya mengaku berhenti bekerja sebagai honorer Sat Pol PP Kabupaten Pesawaran pada tahun 2016.
“Saya berhenti dari Satpol PP Kabupaten Pesawaran tahun 2016 lalu, “ucap tersangka warga Jalan Delapan Yukumjaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.

Menurut tersangka ADW, Kronologis aksinya dimulai sepulang dari Objek Wisata Way Lalaan, Kabupaten Tanggamus, mereka berboncengan motor, sesampainya di Kabupaten Pringsewu menuju jalan jalur dua Pekon Bulukarto Kecamatan Gadingrejo.

Setelah hilir mudik sembari menyisir calon target, ADW melihat ada pasangan muda-mudi tengah berduaan di kegelapan, kemudian menemukan tespek tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP),
“Saya menemukan tespek tidak jauh dari keduanya kemudian saya ambil dan setengah membentak, menanyakan kepada taget dengan maksut menakut-nakuti waktu itu, “ungkap tersangka ADW.

Melihat calon korban mulai ketakutan dan gusar, ADW langsung berusaha merampas handphone dan juga motor korban, “tersangka ADW ambil Hp dan motornya, dan langsung pergi, “jelas tersangka ADW.

Disinggung uang hasil kejahatannya, tersangka ADW mengaku bahwa uang dari hasil penjualan barangnya, telah dibagi-bagi dan sebagian untuk bayar kos-kosan di Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah, ”tandas tersangka ADW. (Tim/Heri Apriyanto).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *