Kakanwil Kemenkum HAM Jawa Barat Resmikan “LAPAS PRODUKTIF” Peternakan Budidaya Ayam Pedaging di Lapas Kelas IIB Garut

  • Whatsapp

 72 total views,  1 views today

Globalinvestigasinews.com ■ Garut – Peresmian Lapas Produktif Peternakan Budidaya Ayam Pedaging yang bertempat di lahan asimilasi pertanian/industri Lapas Garut, dilaksanakan hari Sabtu tanggal 14 Desember 2019 mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

Read More

Program pemanfaatan lahan dan peluang yang didorong melalui pengembangan inovasi produksi serta kemitraan dengan pelaku usaha, dengan harapan WBP akan menjadi pribadi yang berkarakter, baik, patuh dan memiliki keterampilan/kecakapan sebagai bekal mencari nafkah yang halal setelah bebas nantinya serta untuk mendukung percepatan Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan.

Berdasarkan:
a. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang pemasyarakatan;
b. Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2012 tentang perubahan kedua Peraturan Pemerintah nomor 32 tahun 1999 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan Hak warga binaan Pemasyarakatan.
Maka dari itu, dalam mewujudkan fungsi pembinaan yang efektif untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Garut terus melakukan inovasi dalam pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

diawali dengan pembukaan, Laporan Kepala Lapas Garut, Sambutan Wakil Bupati Garut, sambutan Kakanwil dan puncaknya gunting pita serta penandatanganan Prasasti oleh Kakanwil sebagai simbol diresmikannya Lapas Produktif Peternakan Budidaya Ayam Pedaging.

Kalapas kelas IIB,RAMDANI BOY,Memerintahkan seluruh pegawai Lapas Garut untuk melaksanakan tugas sesuai dengan yang tercantum dalam SK Kegiatan Peresmian Lapas Produktif Peternakan Budidaya Ayam Pedaging Lapas Garut.
Menyiapkan utilitas pendukung kegiatan (Tempat, peralatan, konsumsi, dll);
Menyambut tamu undangan dan mengarahkan ke tempat yang telah disediakan.

Peternakan ayam ini menyumbangkan Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tentunya menjadi prestasi bagi Lapas Garut. Ujar Boy

Acara yang digelar secara formal ini dikolaborasikan dengan penampilan para warga binaan yang tergabung dalam Bugar Band dan Marawis Taubatul Mudznibin Lapas Garut.

Dalam sambutannya Kakanwil mengatakan “Harapan kami sebenarnya sangat sederhana, paling setidaknya ada kontribusi warga binaan dari “open camp” peternakan ayam ini, sehingga cosh Negara tidak terlalu tinggi dan narapidana bisa mendapatkan keahlian.
Selain itu mereka narapidana dibiayai negara, kita dibiayai negara jadi wajib hasil dari peternakan ayam ini harus masuk dalam kas negara, walaupun ada premi bagi pekerja itu kita bicarakan lagi nantinya berdasarkan peraturan”, pungkasnya.

Perlu diketahui Peternakan ayam potong dengan kapasitas 14.000 ekor ini merupakan hasil kerjasama Lapas Garut dengan CV. Darajat Pass serta vendor PT. Rukun Mitra Bersama.
Pada acara tersebut turut hadir pula Pimpinan tinggi pratama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat diantaranya Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Divisi Administrasi, Kepala Divisi Peyanan Hukum, Wakil Bupati Garut, Kapolres Garut, Dandim 0611 Garut, seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Garut, Vendor CV. Darajat Pass dan PT. Rukun Mitra Bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan kandang peternakan ayam pedaging dan penandatangan prasasti Peresmian Lapas Produktif Peternakan Budidaya Ayam Pedaging di Lapas Kelas IIB Garut.

Kegiatan berjalan dengan Aman dan Tertib.( Darma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *