Pehutani Gagas Terminal Wisata di Kabupaten Lumajang

  • Whatsapp

 336 total views,  1 views today

Globalinvestigasinews.com ■ Lumajang 14 Desember 2019 – Program Pemerintah Kabupaten Lumajang terkait rencana Destinasi Wisata di Lumajang yang sementara di fokuskan ke daerah Senduro khususnya Ranupani dan B29 ternyata mendapat dukungan positif dari berbagai pihak yang diantaranya perhutani BPKH Senduro, Waka Adm/KSKPH Lumajang KPH. Probolinggo,

Read More

Terbukti dengan adanya program tersebut Perhutani Siapkan Lahan untuk di jadikan Terminal Pariwisata tepatnya di kebun jati Sarikuming kecamatan Senduro, menurut Waka Adm/KSKPH perhutani Lumajang Yus Yaser Arafat, S.Hut yang di Dampingi Dedy Hermanjah .SE.

Ketua LSM Raja giri sekaligus pendamping Perhutanan sosial saat di wawancarai beberapa awak media di lokasi yang rencana di buat terminal pariwisata beliau menyampaikan bahwa dengan adanya rencana pemerintah kabupaten menjadikan destinasi wisata sebagai program unggulan yang sementara di fokuskan di daerah Senduro khususnya Ranupani dan B29 kami siap mendukung program beliau dan kami sudah mengambil inisiatif untuk mensukseskan program Pemkab Lumajang. Untuk tadi saya sudah rapat koordinasi dengan seluruh jajaran perhutani dan beberapa lembaga terkait langsung dengan tata kelola hutan, di kantor Asper Senduro, pada hari Sabtu (14/12). karena potensi wisata Lumajang yang luar biasa.

Jika dibandingkan dengan kabupaten sekitarnya seperti Malang dan Bondowoso, Lumajang lebih menjanjikan karena kita punya Pure Mandara giri yaitu Pure Terbesar se Asia, naik lagi ada Semeru di mana kalau dari senduro menuju ke Semeru , Ranupani bahkan ke Bromo melewati hutan belantara yang sangat panjang dan luas + 20 km. Begitu juga ke B29. “ Hal Ini kalau di tata dan di dukung dengan sarana dan suasana yang kondusif akan bisa mendatangkan wisatawan domestik maupun dari luar negeri yang pada akhirnya bisa meningkatkan prospek ekonomi, dan mampu mensejahterakan masyarakat Lumajang,” ungkap pria biasa’di panggil mas yus itu. Masih menurut Waka Adm/KSKPH Lumajang Yus Yaser Arafat, S.Hut untuk mewujudkan mimpi ini beliau merencanakan akan jadikan kebun jati yang ada di Sari Kemuning yang merupakan kawasan hutan produksi sebagai Terminal wisata dengan luasan + 2 ( Dua) hektare. sedangkan menurut ketua Lsm Raja Giri Lumajang sekaligus pendamping perhutanan sosial Dedy Hermansjah.SE.

Terminal wisata di sari kemuning ini selain untuk transit para wisatawan kedepannya juga akan di jadikan pusat informasi bagi wisatawan untuk menuju tempat wisata yang akan di tujunya
“Kalau menurut data statistik yang ada jumlah kendaraan itu naik terus dari tahun ke tahun apalagi ketika ada acara di pure Mandara giri biasanya bus parkir memanjang di pinggir jalan mulai dari pertigaan Pandansari _ pertigaan burno untuk itu kita sedang menyiapkan konsep perencanaan untuk memaksimalkan fungsi dan manfaat kawasan hutan negara yang ada di Sari Kemuning untuk di jadikan “terminal wisata”dengan skema kelola yang melibatkan stakecholder yang berkompeten.

Karena yang ini nantinya sebagai Terminal pariwisata tentunya harus terintegrasi,Seperti itu yang kita rencanakan dan konsepnya harus fleksibel masuk akal dan bisa memberikan kenyamanan, keamanan pada wisatawan tandasnya (had)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *