Jalan Lintas Pante Rambong Blang Seunong Aceh Timur Rawan Maut !!!

  • Whatsapp

 272 total views,  1 views today

Ginewstvinvestigasi.com ■ Aceh Timur – Aceh Timur merupakan salah satu kabupaten berpenghasilan terbaik di provinsi Aceh, bahkan kabupaten Aceh Timur dijuluki dengan kabupaten ” BEREH” namun realitas di lapangan jauh panggang dari Api, entah dari mana datangnya julukan “BEREH” sedangkan masyarakat dipedalaman kecamatan Pantee Bidari belum merasakan adanya pemimpin bereh ujar iskandar,spd Senin 16 Desember 2019.

Read More

Jalan Lintas lhok nibong – blang seunong merupakan Jalan penghubung beberapa desa yang Ada di kemukiman blang seunong, tepatnya di Desa Pante Rambong Jalan Lintas tersebut hilang di telan sungai, namun Mirisnya permasalahan tersebut bukan hal yang Baru, tapi pemerintah kecamatan Dan kabupaten seakan tutup Mata terhadap permasalahan Ini suara terdengar dari beberapa warga yang sedang bergotong royong memasang pagar pembatas di pinggir sungai

Terjadinya abrasi berat di jalan Lintas tersebut, menyebabkan akses ke beberapa desa terhambat, diduga kuat penyebab abrasi tersebut, dikernakan posisi atau letak jalan tersebut di pinggir sungai terbesar di Aceh Timur.

Ruas Jalan Lintas Pante Rambong merupakan jalan lintasan utama lhok nibong – blang seunong serta aksesJalan strategis penghubung beberapa Desa yang ada di pemukiman Blang Seunong.

Jalan tersebut menjadi jalan satu-satu nya penghubung ke pusat Kecamatan dan pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat di beberapa Desa sepanjang pemukiman Blang Seunong.

Mustafa Sekretaris Ketua Pemuda gampong Pante Rambong mengatakan, Sang keuh pemerintah Aceh timur Buta ngoen Klo, han deuh jikalon Dan han deuh jideungoe penderitaan kamoe , Pue baroe deuh jideungoe watee kataseutot mayet, ucap sekretaris ketua Pemuda Gampong Pante Rambong dalam bahasa Aceh ( sepertinya pemerintah Aceh Timur Buta Dan Tuli, mereka tidak bisa melihat penderitaan kami, Dan mereka tidak bisa mendengar jeritan warga, apakah Baru mereka dengar disaat kami sudah mencari mayat yang terjatuh kesungai Tanya Mustafa sekretaris Ketua Pemuda

Masyarakat Pante Rambong merasa ditinggalkan oleh pemimpin mereka, bahkan Ada yang mengatakan kami tidak punya pemimpin, kami hanya punya penguasa, kecuali Waktu Aceh masih dilanda konflik, Iya kami punya pemimpin, tapi setelah Aceh damai rasanya kami hanya punya penguasa ucap tokoh muda Pante Rambong Darmansyah

Setelah mendengar keluhan warga dan melihat keadaan jalan Lintas tersebut, awak media mencoba menghubungi kepala desa Pante Rambong, keuchik Ramuli Yasin mengatakan, camat sudah memerintahkan saya untuk bermusyawarah dengan pemilik Tanah, yang Ada di samping jalan tersebut guna untuk pengalihan jalan tersebut, namun harga Tanah yang diminta oleh warga 100.000 rupiah sedangkan camat kita mengatakan pemerintah hanya sanggup membayar Di Bawah harga 100.000 rupiah, Dan bahkan sampai hari tidak ada tindak lanjut tentang jalan tersebut, padahal Tanah penglihan jalan tersebut hanya 15X 250= 3.750 meter jika dikalikan dengan harga 100.000 / meter menghabiskan biaya sebesar 375.000.000 rupiah, entah pemerintah tidak mampu menyediakan anggaran tersebut, entah omset Aceh Timur tidak ada, saya tidak tahu,karena sampai hari Ini belum Ada tindak lanjut ucap Ramuli Yasin dengan Nada kesal.

Reporter : ZAS

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *