DIDUGA “PUNGLI PTSL” OKNUM RW & PANITIA KELURAHAN MUKTIHARJO DILAPORKAN KE KEJATI JAWA TENGAH !!!

  • Whatsapp

 263 total views,  1 views today

Globalinvestigasinews.com■ Rabu 18 Desember 2019 – Reclaseering Indonesia melaporkan kasus dugaan pungutan liar Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan Oknum Rw juga panitia kelurahan muktiharjo kecamatan pedurungan kota semarang ke Kejaksaan Tinggi ( KEJATI ) jateng.

Read More

Reclaseering indonesia melaporkan kasus dugaan pungli dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) karena oknum Rw dan panitia PTSL meminta biaya hingga Rp2,5 juta kepada setiap warga pemohon PTSL. Mereka menarik biaya di luar dari yang ditentukan dalam aturan, Adapun besaran biaya itu tidak boleh melampaui ketentuan yang telah ditetapkan sesuai peraturan tiga menteri. Yakni,”  untuk Pulau Jawa besar biaya yang ditetapkan Rp150 ribu.  ”Yang mana biaya tersebut bukanlah biaya PTSL dan tidak diberikan ke BPN tetapi untuk biaya matere patok dan surat-surat keterangan laenya.

Laporan di terima dan di serahkan langsung kepada andi selaku kasi A kejaksaan tinggi ( KEJATI ) jateng,” Andi mengatakan laporan yang sudah di trima pasti akan di tindak lanjuti, laporan dari Reclaseering indonesia nanti akan di berikan sama kasi C setelah itu akan di lakukan penelaah dulu baru akan memanggil pihak-pihak yang bersangkutan dan tidak menutup kemungkinan juga akan memanggil BPN kota semarang untuk di mintai klarifikasi/keterangan kaitanya laporan dari Reclaseering indonesia tersebut,” pungkas andi kepada wartawan

reclaseering indonesia saat di wawancarai wartawan globalinvestigasinews.Com mengatakan,”
Ini sudah merugikan negara dan masyarakat, ini harus di tindak tegas agar tidak terulang kembali dan tidak ada oknum-oknum yang berani mengambil keuntungan untuk memperkaya diri sendiri di dalam program-program pemerintah terutama program pendaftaran tanah sistematis lengkap ( PTSL ) ,” imbuhnya kepada wartawan ( Budi S Demak )

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *