Sebanyak 222 Kades Terpilih Resmi Dilantik Bupati Kabupaten Bogor

  • Whatsapp

 73 total views,  1 views today

Globalinvestigasinews.com ■ Kab. Bogor – Sebanyak 222 Kepala Desa (Kades) terpilih, resmi dilantik oleh Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin, di gedung tegar beriman (18/12/2019). Sebelum dilakukan acara pelantikan, Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin membacakan sumpah jabatan Kepala Desa terpilih.

Read More

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin mengatakan, Pelantikan dan pengambilan sumpah janji, kepada 222 Kepala Desa yang terpilih adalah, hasil dari pilkades gelombang ke 3, yang dilaksanakan dari 273 desa dan 39 Kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Hari ini pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji Kepala Desa dilakukan terhadap 222 Kepala Desa, dan sisanya 51 orang Kepala Desa, akan dilaksanakan pada, 16 Januari tahun 2020, sesuai dengan habisnya masa jabatannya, untuk itu, pada kesempatan ini juga, saya ucapkan selamat kepada Kepala Desa yang terpilih, dan selamat mengemban amanah sebagai pemimpin di Desa,” ujar Ade Yasin Bupati Kabupaten Bogor.

Menurut Ade Yasin, bila diperhatikan data administrasi, Kepala Desa laki-laki sebanyak 207 orang, dan perempuan 15 orang, aementara dengan komposisi tingkat pendidikan SLTP sederajat, sebanyak 46 orang, tingkat pendidikan SLTA sederajat, sebanyak 122 orang, sementara jenjang pendidikan D1 dan D3, sebanyak 5 orang, dan jenjang pendidikan S1, sebanyak 48 orang, jenjang pendidikan S2, sebanyak 1 orang, sehingga data tersebut menunjukkan mayoritas Kepala Desa yang dilantik hari ini, memiliki tingkat pendidikan yang cukup baik yakni 79,28%, berpendidikan SLTA sederajat ke atas.

Ade Yasin juga menambahkan, bahwa dalam pelantikan hari ini, ada hal yang menarik, yang mana terdapat satu orang Kepala Desa yang telah menduduki jabatan berturut-turut, yakni selama 3 periode, dan ada juga Kepala Desa termuda, yang mana masih berusia 26 tahun dan yang tertua berusia 71 tahun.

“Untuk Kepala Desa yang usianya muda, di harapkan memiliki semangat juang dan kreasi maupun inovasi yang tinggi, sementara untuk Kepala Desa yang tertua, dalam usia yang matang, diharapkan pengalaman dan sikap arif, bijaksana, bisa membawa desa ke arah yang lebih baik dan lebih maju, dan sekaligus bisa memberikan contoh yang baik, kepada junior-juniornya yang usianya lebih muda,” tegasnya.

Disamping itu, Ade Yasin juga meminta kepada seluruh Kepala Desa, dimana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, bahwa paling lambat 3 bulan setelah dilantik, Kepala Desa wajib menyusun Rencana Pembanggunan Jangka Menengah Desa (RPJMdesa), untuk jangka dalam 6 (enam) tahun kedepan, yang di susun melalui musyawarah desa (Musdes), dan hasilnya di tetapkan dalam Peraturan Desa (Perdes).

Selanjutnya Ade Yasin juga mengharapkan, dengan membuat visi misi, tujuan arah kebijakan desa, dan program kegiatan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa), agar sesuai dengan visi misi, arah tujuan dan kebijakan Bupati Kabupaten Bogor yaitu Pancakarsa.

Dalam hal ini, Ade Yasin juga menekankan, agar penyusunan perencanaan pembangunan, harus dilaksanakan secara partisipatif, oleh Pemerintahan desa, yang melibatkan lembaga kemasyarakatan di desa, yang disusun secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh, dan tanggap terhadap perubahan, dengan berprinsip dasar pada pemberdayaan, transparansi, akuntabilitas, berkelanjutan dan partisipasi.

Dengan besarnya sumber pembiayaan seperti, Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Pajak atau Retribusi Daerah (BHPRD), Bantuan dari Pusat, Provinsi maupun Kabupaten Bogor, Ade Yasin meminta agar Kepala Desa mampu mengelola secara tertib, transparan dan akuntabel, sehingga terhindar dari belitan hukum, dan kekecewaan dari masyarakat.

Disamping itu, Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin juga berpesan kepada Kepala Desa, agar para perangkat desa, yang selama ini telah memiliki pengalaman dan kemampuan di bidang penyusunan dokumen perencanaan tingkat desa, antara lain RPJMDesa, RKPdes, administrasi pelaksanaan pembangunan dan pelaporan serta aplikasi sistem informasi, sehingga berkesinambungan program dan kebijakan pemerintah maupun pembangunan, agar tidak menggantinya.

“Diminta agar saudara Kepala Desa, tidak mengganti perangkat desa dan operator yang ada, dan yang telah memiliki kompetensi, dan mengikuti pelatihan-pelatihan yang di danai oleh APBD,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Bupati Ade Yasin juga meminta kepada Camat dari 40 Kecamatan yang hadir, agar melakukan monitoring, pembinaan dan kordinasi dalam rangka menjaga kondisifitas, dan guyubnya masyarakat dalam membangun desa, sekaligus para Camat juga, di minta segera memfasilitasi serah terima jabatan Kepala Desa, dan untuk mantan Kepala Desa atau Kepala Desa yang terpilih kembali, Bupati Ade Yasin menghimbau, agar menyerahkan buku laporan akhir masa jabatan, aset desa, buku C desa dan stempel.

Sementara itu, untuk serah terima jabatan, Ade Yasin meminta agar dituangkan dalam berita acara, sedangkan dalam hal usulan pergantian perangkat desa, agar rekomendasi diberikan secara cermat dan objektif, sedangkan dalam pembinaan bimbingan dan komunikasi, Camat di minta agar selalu intens dengan Kepala Desa dalam menuhi tugas-tugas awal Kepala Desa (Hotma Lingga.T)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *