Kapolres Pacitan : Semua Elemen Harus Bersinergi dalam Mengantisipasi Terjadinya Bencana

  • Whatsapp

 723 total views,  1 views today

Pacitan – Sesuai surat edaran dari BMKG yang memprediksi jika dari pertengahan Januari hingga Februari akan terjadi cuaca ekstrem di berbagai wilayah di Indonesia, serta melihat kejadian dibeberapa wilayah di negri ini yang terjadi banjir bahkan sampai menelan korban jiwa, Maka untuk keselamatan Indonesia khususnya Pacitan hari ini digelar Isthigosah dan doa bersama.

Read More

Untuk mengantisiipasi hal tersebut juga seauai inteuksi presiden terkait Leading Sektor mulai BNPB ditingkat pusat dan BPBD di daerah, untuk memberikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana yang disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi dan ekstrem.

“Kita mengacu pada surat edaran dari BMKG yang memprediksi pada akhir januari sampai pertengahan Februari 2020 di beberapa wilayah indonesia akan terjadi cuaca ekstrem, hal inilah yang membuat kita bersama memunajat kepada sang pencipta dengan Isthigosah dan doa bersama agar Kabupaten Pacitan terhindar dari segala.acaman bencana,”ujar Kapolres AKBP Didik Hariyanto kepada awak media usai Acara Isthigosah di Pendopo Kabuoaten, Jum’at (17/01/2020).

Sementara itu Didik menyebut, Bahwa untuk antisipasi terjadinya bencana, selain sudah di gelarnya simulasi penanganan bencana, yang terpenting peran dari segaala institusi yang ada di Pemkab Pacitan harus bersinergi sari mulai Instansi terkait,TNI/Polri,Relawan dan masyarakat harus selalu bersinergi.

“Jadi pada intinya selain instansi terkait juga yang terpenting tiga pilar yang terdepan yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa/Lurah, harus bekerja sama dalam dalam segala hal, baik itu memonitor, mendeteksi dini segala ancaman bencana di wilayahnya, karena mereka yang bersingungan langsung dengan masyarakat,”tambahnya.

“Dalam konteks ini, tiga pilar memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat jika timbul masalah untuk secepatnya diselesaikan di wilayahnya masing-masing,”imbuhnya.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menyiapkan “Tas Siaga Bencana”,hal tersebut untuk antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak di inginkan, Deteksi dini dan selalu waspada serta selalu berdoa kepada sang pencipta alam semesta agar terhindar dari mara bahaya.

“Saya himbau kepada masyarakat agar nenyiapkan Tas Siaga Bencana yang terdiri dari dokumen penting (KK, Ijazah, sertifikat, akte, buku nikah, dll) selimut, jas hujan, baju ganti keluarga, peralatan ibadah, perlatan mandi, pembalut wanita, peralatan P3K, masker, perlatan makan dari plastik, power bank/kabel charge, alat penerangan (senter, lilin, korek), alat komunikasi (HP, HT, Peluit) dan uang cash, agar lebih memudahkan jika sewaktu-waktu terjadi bencana,”tandasnya.(tyo)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *