Didampingi Ketua LKS Almanda Tanggamus, Sairi Warga Pekon Kotadalom Lakukan Pengukuran “Tangan Palsu”

  • Whatsapp

 233 total views,  1 views today

Tanggamus — Kegembiran yang terpancar dari raut wajah Sairi 38 tahun Warga Pekon Kotadalom Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus saat diri melakukan pengukuran untuk mendapatkan Bantuan tangan palsu Rabu 12/2/2020

Read More

Sairi penyandan disabilitas putra Musirah Warga Pekon Kotadalom binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial LKS Almanda Tanggamus mengalami cacat permanen selama 13 Tahun belakangan ini,”cacat permanen yang dialami Sairi di akibatkan kesetrum aliran listrik saat dirinya melakukan pemasangan tenda,

Menurut Sairi, saya sudah 13 Tahun ini mengalami kecacatan buntung kedua tangan yang disebabkan oleh kecelakaan kerja,”pada 13 Tahun yang silam saya melakukan pemasangan tenda disalah satu desa dan tampa sengaja tangan saya keseterum aliran listrik dan hingga kedua tangan saya seperti ini, ungakap nya

Sairi melanjutkan, alham dulilah Hari ini Rabu 12/2/2020 Pukul 15 .00 WIB saya didampingi Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Alamanda Tanggamus berangkat ke Sekretariat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Lampung untuk melakukan pengukuran Tangan Palsu,ujarnya

Disisi lain Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosusl LKS Almanda Tangamus (Roswati Purwantari,M.Pd) mengatakan, sebagai bentuk kesosialan dan peduli terhadap penyandang Disabilitas, hari ini saya mendampingi Sairi Warga Pekon Kotadalom Kecamatan Gisting untuk melakukan pengukuran tangan palsu di Sekretariat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsj Lampung di Bandar Lampung, tutur Roswati

Masih menurut Roswati, selain Sairi yang melakukan pengukuran tangan palsu masih ada juga penyandang Disabilitas yang melakukan pengukuran kaki palsu, antara lain Faridatul Warga Sinar Harapan Kecamatan Talang Padang, Eprin Warga Air Naningan, Juliyanto juga Warga Air Naningan,imbuhnya

sementara Sarohman Efendi Warga Kemuning Palau Panggung yang mengalami kecacatan seperti mengalami kecil kaki sebelah juga melakukan
pengukuran BRICE untuk mendapatkan Kaki Palsu juga dan tenaga ahli pengukuran tangan atau kaki paslu didatangan dari Jakarta oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsi Lampung, terang Roswari

Semua penyandang Disabilitas yang sudah melakukan pengukuran baik kaki palsu atau tangan palsu dan brizk alat bantunya akan didatangkan
dari Jakarta yang di rencanakan pada tanggal 27 februari 2020 di kordinir oleh Pengurus PPDI Provinsi Lampung, tutup Roswati . (Wan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *