Masri SP Ketua Bidang Kebijakan Publik Acheh Future Soroti Kinerja Pemerintah Aceh

  • Whatsapp

 40 total views,  1 views today

Masri. SP Ketua Bidang Kebijakan Publik Acheh Future Soroti Kinerja Pemerintah Aceh

Read More

Ginewstvinfestigasi.com Aceh Timur -Sejak tahun 2008 Aceh mendapatkan kucuran dana otsus 2 persen dari Alokasi Umum APBN, namun program Pemerintah Aceh belum.menyentuh pada sektor industrilisasi, selama ini pembengunan di titik beratkan pada pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, perumahan dan gedung pemerintahan. Tulis Masri.sp dalam rilis yang diterima media ini Rabu 19 February 2020

Alhasil 13 tahun sudah berjalan dengan dana puluhan triliun belum.mampu membangkitkan ekonomi masyarakat secara signifikan, bahkan semakin tinggi nya Angka pengangguran dan kemiskinan. Sebutnya

Tidak ada perusahaan industri prosesing yang terbangun di Aceh, semua produk barang kebutuhan masyarakat sebagian besar harus dipasok dari luar daerah, Aceh tetap menjadi daerah konsumtif meskipun daerah kaya sumber daya alam dan penghasil terbesar komoditas pertanian, perikan dan perkebunan. Beber Masri

Harapan di buka nya pelabuhan bebas Sabang dan Krueng Geukueh serta di hidupkan kembali PT Arun hanya lips service saja untuk menina bobokan masyarakat Aceh dengan harapan-harapan palsu. Cetusnya

Program Strategis Nasional presiden Jokowi di Aceh pun tak tak jelas lihat saja Bendungan Krueng Kretoe berapa persen progres pekerjaan nya sejak di bangun tahun 2016, Pembangunan irigasi sayap kanan langkahan menuju Kecamatan Nurussalam.Kabupaten Aceh Timur yang target selesai selama.3 tahun dari tahun 2016 nyatanya dari 41 km baru terealisasi 10 km,

Sedangkan Pembangunan Akses jalur kereta api dari lintas timur menuju lintas barat juga tak kunjung di kerjakan, sedangkan.pembangunan jalan tol.pun sangat lamban.

Pada tahun 2028 Alokasi Dana Otsus untuk Aceh akan berakhir beruntung bila di perpanjang jika tidak Aceh akan semakin terpuruk, mengingat suku cadang migas Aceh semakin menurun.

Slogan Aceh hebat di bandingkan dengan kondisi riil di lapangan sepertinya jauh panggang dari api, hal ini bisa di lihat dari beberapa indakator baik tingkat pengangguran, kemiskinan, indek pendidikan Aceh, inflasi dan persoalan sosial pengemis seperti tumbuh jamur di Aceh.

Pemerintah Aceh perlu mengevaluasi terhadap program.dan penggunaan APBA terutama peruntukan dana Otsus apakah sudah tepat sasaran atau belum efektif.

Di samping itu juga Pemerintah Aceh perlu membuat master plan yang jelas terhadap program dan pembangunan secara terpadu yang bisa terkoneksi dengan industrilisasi dan optimaliasasi pembangunan dan pengembangan di sektor yang riil. Tutup rilis masri.sp

Reporter :ZAS

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *