KELOMPOK TANI CIKEUSIK DIDUGA “TEBUS ALAT PERTANIAN” ??

  • Whatsapp

 2,171 total views,  5 views today

Pandeglang, Ternyata beberapa jenis bantuan alat pertanian yang direalisasikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Kepada sejumlah Kelompok Tani (Koptan) Desa Cikeusik Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang ada indikasi harus melalui proses penebusan kepada pihak tertentu,sebgaimana dikatakan salah satu ketua Kelompok Tani “Suka Tani II” Didi Warsidi pada Global News di kediamannya.

Read More

Menurut Didi Bantuan yang diperoleh seperti Pompa Air berukuran 4 Inc Merek Kubota ia harus menebus dengan jumlah uang tebusan sejumlah Rp 2.000.000.-‘Dana tersebut kami serahkan pada pak Agus secara tunai,adapun Uang yang kami serahkan itu di ambil dari uang kas Koptan kami ‘ Urai Didi.

Menindak lanjuti keterangan yang diutarakan Didi. Wartawan mencoba mendatangi Kediaman Agus.Orang yang disebut-sebut sebagai penerima Dana tebusan.’’Pak Agus sedang tidak dirumah mohon maaf, dari tadi Dia ke Labuan belum pulang.’ Terang istri Agus.
Pada Awal pekan lalu (24/2/20) Agus yang juga salah satu Kelompok Tani Bukit Lestari barulah dapat dikonfirmasi,Dirinya menerangkan pada Global News.’Kalau itu dikatakan uang tebusan sama sekali tidak benar.Itu adalah uang Transportasi dan penggantian berbagai keperluan Kelompok Tani selama proses pengajuan seperti Pembuatan Proposal dan sebagainya. Kebetulan Saya sendirilah yang mengusahakannya mondar-mandir pandeglang Cikeusik.’ Tangkis Agus.

‘Sekali lagi Saya katakan itu bukan Uang tebusan.Mereka salah resepsi .(maksudnya persepsi.red).’ lanjut Agus di Kantor Desa Cikeusik.

Menanggapi persoalan itu salah satu petinggi dari Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang mengatakan ‘Kalau ada kejadian seperti itu terutama para Koptan cepat sampaikan pada kami disertai data-data yang outentik.Sebab saat pembagiannyapun sangat jelas dan disaksikan langsung oleh pihak-pihak yang berkepentingan mulai dari Gapoktan,Poktan,PPL,Pelnis,dan Aparatur setempat.’ Tandasnya.*** (Nuryahman).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *