Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin ST Menghadiri Sosialisasi Program Maghrib Mengaji

  • Whatsapp

 318 total views,  1 views today

Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin ST Menghadiri Sosialisasi Program Maghrib Mengaji

Read More

Global Investigasi News co.id Aceh Tamiang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Syari’at Islam menggelar Sosialisasi Maghrib Mengaji yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Seruway dengan mengikut sertakan para Mukim, Datok Penghulu serta Imam Kampung dari 24 kampung yang ada di Kecamatan Seruway. Kegiatan sosialisasi ini dimulai sekira pukul 10.00 wib yang diawali dengan sambutan dari Camat Seruway M. Hans Marta Kesuma, S.STP, MSP. Dalam kesempatan tersebut Hans menyampaikan program Maghrib Mengaji ini sangat penting disosialisasikan ke Masyarakat. Ia juga menyatakan selama ini Kecamatan Seruway bersama Unsur Forkopimcam telah banyak menggalakkan program untuk meningkatkan ketaqwaan Masyarakatnya. Harapannya dengan sosialisasi ini, dapat menguatkan program-program yang telah ada sebelumnya sehingga dapat terbentuk Generasi Muda yang cinta Al-Qur’an dan ber- Akhlakul Karimah dimasa yang akan datang.

Selanjutnya Kepala Dinas Syariat Islam Syamsul Rizal, S.Ag dalam arahannya pada kegiatan ini menjelaskan bahwa Program Maghrib Mengaji merupakan program Pemerintah Daerah yang sasarannya ialah ànak-anak dan remaja. Kegiatan ini mengharuskan anak-anak dan remaja melaksanakan Shalat Maghrib berjamaah terlebih dahulu, kemudian mengaji bersama menjelang isya, ini dilakukan untuk membudayakan anak-anak dalam memakmurkan mesjid dan dapat memotivasi anak-anak yang belum bisa mengaji untuk belajar mengaji bersama.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Zulkarnain Putra, M.Si juga sedikit menceritakan fenemona kehidupan sosial saat ini, Beliau mengatakan anak-anak di Usia SMP dan SMA banyak yang tidak mengaji bahkan sebagian dari mereka tidak melek dalam mengaji. Program ini, dikatakanya harus kita dukung bersama mencoba dan membentuk kembali generasi yang cinta Masjid dan Al-Quran.

“Nantinya kita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Syariat Islam serta Sekolah dan Dayah/Balai Pengajian akan bekerjasama untuk menjalankan program ini, nanti akan kita berikan kartu kontrol pada setiap anak yang akan di tandatangani oleh guru-guru atau ustadz yang mengajar mengaji dan program ini akan menjadi bahan penilaian bagi siswa di Sekolah,” terangnya.

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin, ST mengatakan program Maghrib Mengaji ini sebenarnya adalah program kita bersama, dan sesungguhnya mengaji adalah kewajiban bagi kita semua terutama bagi orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya mengaji, jika tidak mampu mengajarkannya sendiri maka kita bisa menyerahkannya kepada guru-guru yang ada di Dayah atau Lembaga Pengajian.

“Marilah sama-sama kita bahu membahu mensukseskan program Maghrib Mengaji ini di Bumi Muda Sedia. Diharapkan bagi para pemimpin disetiap level dapat mendorong generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an, karena nantinya kita semua akan mempertanggung jawabkan semua yang telah kita kerjakan,” imbuhnya.

“Ada satu kisah ketika Nabi Musa menuntut ilmu dengan Nabi Khaidir, yaitu saat memperbaiki sebuah rumah tua milik anak yatim tanpa dibayar, sementara penduduknya amatlah kikir. Ketika ditanya oleh Nabi Musa kepada Nabi Khaidir mengapa kita memperbaiki rumah ini? Maka di jawab oleh Nabi Khaidir bahwa rumah ini milik anak yatim dan nenek moyang anak ini adalah orang yang shalih. Dari kisah tersebut dapat kita simpulkan bahwa kebaikan yang kita tanam akan selalu di kenang sehingga dampak baiknya bisa dirasakan hingga ke anak cucu,” kisahnya.

Sebagai informasi, Wabup juga mengatakan sebelum ini program Maghrib Mengaji telah di lonching di akhir tahun lalu pada dua Kampung yaitu di Kampung Dalam Kecamatan Karang Baru dan Kampung Bukit Tempurung Kecamatan Kota Kualasimpang. Sejauh ini dari hasil pantauan Wabup hasilnya sangat signifikan dimana di Mesjid Bukit Tempurung saat ini Jama’ah Maghrib semakin ramai dan didominasi oleh anak-anak usia sekolah yang ikut meramaikan masjid dengan program maghrib mengaji. Inilah yang kita harapkan munculnya generasi cinta Al-Qur’an dan memakmurkan masjid dengan shalat berjama’ah bersama seiring waktu magrib mengaji.

Kegiatan sosialisasi ini tampak dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Forkopimcam Seruway, Datok Penghulu, Tok Imam dan Kepala Mukim dalam Kecamatan Seruway. (E)

Sumber Humas Setdakab Aceh Tamiang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *