Bupati Soekirman Menjenguk Bayi Khairan Di RSUD Sultan Sulaiman

  • Whatsapp

 72 total views,  1 views today

Bupati Soekirman Menjenguk Bayi Khairan Di RSUD Sultan Sulaiman
Kamis 27.Februari 2020 Pukul. 10:20.wib

Read More

SERDANG BEDAGAI (GlNewstvinvestigasi. com.) Bupati Soekirman mengunjungan bayi khairan ini,dalam rangka memberikan semangat dan kepedulian kepada keluarga bayi Vina Dewanti.

“Setelah melihat kondisi bayi saat ini, saya melihat telah mengalami perkembangan tidak seperti di foto yang dikirim kepada saya beberapa waktu yang lalu. Kita berdoa Insya Allah pasien akan semakin pulih dan sehat,” ungkap Bupati Sergai Ir H Soekirman saat menjenguk Bayi Khairan usia 12 Hari dari pasangan Aziz dan Vina Dewanti yang di rawat di RS Sultan Sulaiman, Sei Rampah, Kamis 27/2/2020.

Dalam hal ini turut mendampingi Dirut RS Sultan Sulaiman dr. Nanda Satria Hasrimy, mewakil Kadis Kesehatan, Kabid Kesmas drg. Tatik Iswandari, M.Kes, jajaran RS Sultan Sulaiman dan keluarga pasien.
Untuk itu, Bupati berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui pola hidup bersih dan sehat, serta khususnya kepada Ibu hamil agar selalu rutin memeriksakan kandungan di Posyandu dan Puskesmas terdekat.

Selain memastikan Ibu dan janin sehat, juga bentuk antisipasi jika terdapat kelainan ataupun penyakit sehingga dapat segera ditangani.

hal yang paling penting juga adalah segera mengurus BPJS dari jauh hari agar tidak terkendala dalam hal administrasi pelayanan kesehatan di rumah sakit,”ujar Bupati Soekirman.

Sementara itu, Dirut RS Sultan Sulaiman, dr. Nanda Satria Hasrimy mengatakan bahwa RS Sultan Sulaiman menerima pasien bayi usia 12 hari bernama Khairan dari pasangan Aziz dan Vina Dewanti beberapa hari yang lalu. Dimana orang tua Khairan yang merupahkan masyarakat Dusun I Desa Pon Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

“Selanjutnya dilakukan penanganan yang di keluhan perut membesar dan mengkilat, serta buang air besar sedikit,”kata Dirut RS Sultan Sulaiman, dr. Nanda Satria Hasrimy.
Menurut diagnosa awal suspect ileus, hasil konsultasi dokter bedah didapatkan diagnosa Distensi Abdomen ed Hisprung Disease. Penyakit ini terjadi karena kelainan saraf yang mengontrol pergerakan usus besar.
Hal ini menyebabkan usus besar tidak dapat mendorong feses keluar, sehingga menumpuk di usus besar dan bayi tidak bisa BAB.

“Dengan perawatan dan pengawasan intensif hingga kini kondisi bayi sudah semakin membaik dan perut tidak membesar seperti sebelumnya. Selanjutnya, untuk penanganan lebih intensif pasien disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas Subspesialis bedah anak,”ujarnya.

Terkait administrasi yaitu belum adanya kartu BPJS, pihak Pemerintah Daerah melalui RS Sultan Sulaiman dan Dinas Kesehatan akan berkoordinasi dengan BPJS agar segera dapat dibantu sehingga tidak ada lagi kendala pelayanan kesehatan.

“Karena memang tujuan kita adalah melayani masyarakat, bukan malah mempersulitnya. Namun kembali kami himbau kepada masyarakat agar tidak melupakan untuk menyiapkan perlindungan kesehatan melalui BPJS sebelum dan disaat masa kehamilan,”ungkap Dirut RS Sultan Sulaiman, dr. Nanda Satria Hasrimy.(Sutrisman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *