FORUM MAHASISWA TEMPATAN RIAU ADAKAN AKSI DI KANTOR KEMENTRIAN PERHUBUNGAN DARAT BALAI PENGELOLA TRANSPORTASI DARAT WILAYAH IV PROVINSI RIAU DAN KEPRI

  • Whatsapp

 120 total views,  1 views today

FORUM MAHASISWA TEMPATAN RIAU ADAKAN AKSI DIKANTOR KEMENTRIAN PERHUBUNGAN DARAT BALAI PENGELOLA TRANSPORTASI DARAT WILAYAH IV PROVINSI RIAU DAN KEPRI

Read More

Pekanbaru, Global Investigasi News. Com, Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Mahasiswa  Tempatan Riau(FORMAT-R)datangi Kantor Kementrian Perhubungan Republik Indonesia Direktorat Jendral Perhubungan Darat Balai Pengelola Tranportasi Darat Wilayah IV Prov Riau dan Prov. Kepulauan Riau, di Jalan  Cemara No.57 Sukamaju Pekanbaru Kamis 27/2/2020,Adapun aksi yang dilakukan para mahasiswa menuntut periksa oknum Korsatpel terminal BPRS karena di duga lalai dalam menindak PO Bus yang beroperasi diluar terminal,

Korlap Forum Mahasiswa Tempatan Riau(FORMAT-R) Arizal dalam orasinya menyampaikan adapun beberapa  tuntutan kami sebagai berikut,
1,Meminta Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah Riau Kepri mencopot  Korsatpel Terminal A BRPS Pekanbaru karena tidak becus dalam bekerja,hal ini dibuktikan banyaknya  PO Bus  yang melakukan kegiatan diluar terminal tersebut padahal sudah ada aturan yang mengatur dalam SK5923/AJ.005/DRJD/2016 Undang-Undang No 22 Tahun 2009,

2,Meminta Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah Riau Kepri agar melakukan Investigasi terkait banyaknya PO Bus melakukan aktivitas diluar terminal karena kami menduga adanya pembiaraan dari Kepala Korsaptel Terminal A BRPS dan kami menduga juga pembiaraan tersebut diduga adanya kongkalingkong dengan pihak PO Bus, 

3,Meminta Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah Riau Kepri agar mencabut ijin PO Bus apabilatidak melakukan aktivitas di terminal BRPS, 

4,Kami meminta pihak Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah Riau Kepri agar menginvestigasi kegiatan proyek Rehabilutasi terminal tahun 2018 yang bersumber dari Dana APBN karena kondisinya telah memprihatinkan pada hal anggaran tersebut diduga 1,8 Miliyar, untuk itu kami mendesak agar Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah Riau Kepri agar membeklist rekanan dan segera menindaklanjuti ke penegak hukum karena diduga proyek tidak sesuai dengan spek, Apabila aspirasi kami tidak di tindaklanjuti maka kami membawa massa yang lebih banyak dari ini,”ucap Arizal, 

Kementrian Perhubungan Republik Indonesia Direktorat Jendral Perhubungan Darat Balai Pengelola Tranportasi Darat Wilayah 1V Prov Riau dan Prov.Kepulauan Riau yang diwakili Didi K Sukma selaku Kasubag TU menerima baik para Mahasiswa dan mengajak untuk melakukan pertemuan, dalam pertemuan Didi K Sukma menyampaikan,”terkait salah satu yang diminta untuk mencopot Korsaptel disini perlu terlebih dahulu saya sampaikan bahwa progres terminal perlu diketahhui sebelum perpindahan kewenangan dari pemerintahan kota ke Kementrian sepi sekali dibandingkan yang sekarang  lebih dari 1000 persen hal itu bisa dilihat,
adakah yang bisa membantah,”ucapnya,

Didi melanjutkan,”terkait dari beberapa PO Bus yang belum masuk ke Terminal atau membandel kita tidak bisa menindak sendirian karena di undang-undang tentang penyidikan harus didampingi pihak Polri dan kita sudah merancang untuk melakukan langkah-langkah mengajak dan melakukan pembinaan dan tinggal menunggu jadwalnya saja,seandainya hal ini tidak di indahkan maka kita akan melakukan dengan penegakan Hukum, 

“Didi menegaskan apabila adek-adek mahasiswa ingin menyampaikan aspirasinya harus lebih lengkap dengan menunjukan titik-titik yang dianggap perlu ditertibkan atau dengan melampirkan photo-photo agar kita dapat mudah melakukan pembinaanya, Dan yang saya sampaikan ini bila hanya dianggap sebagai isapan jempol saja boleh dari beberapa orang adek-adek Mahasiswa untuk meninggalkan nomor HP nya untuk kita hubungi ketika saat melakukan Penertiban dan Pembinaan untuk dilihat bersama-sama pada saat Penertiban dan Pembinaan,Dan ini janji saya mewakili dari pimpinan dalam waktu dekat kita melakukan Penertiban dan Pembinaan dengan penegakan hukum,”ucapnya.(Saipul Lubis) 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *