KABID DIKMEN ANGKAT BICARA TERKAIT PUNGUTAN DI SEKOLAH SMPN 1 LAIS

  • Whatsapp

 622 total views,  1 views today

KABID DIKMEN ANGKAT BICARA TERKAIT PUNGUTAN DI SEKOLAH SMPN 1 LAIS

Read More

Muba-Globalinvestigasi.com menindaklajuti berita oknum kepala sekolah SMP N 1 lais kecamatan lais kabupaten musi banyuasin melakukan pemungutan terhadap seluruh siswa dan siswi nya sebesar tiga puluh lima ribu (Rp.35.000.00) yang di haruskan dana yang di pungut untuk membeli AC dan di duga AC tersebut di gunakan untuk keperluan pribadi nya ataupun untuk di kantor kepala sekolah yang yang sudah tayang di pemberitaan sebelum nya pada tanggal 19 FEBRUARI 2020

susuai dengan PERATURAN MENTRI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN(PERMENDIKBUD) REPUBLIK INDONESIA(RI) NO 75 TAHUN 2016 TENTANG KOMITE SEKOLAH pada pasal 1 no 3,4,5

dan pasal 10 no 2 Penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lain nya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan.

Juga terdapat pada pasal 12 poin B yang berbunyi” komite sekolah,baik perseorangan maupun kolektif dilarang: melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/walinya”.

Saat awak media mintai tanggapan terkait pemberitaan yang sudah tayang sebelum nya di pemberitaan pada tanggal 19 feb 2020 yang berjudul
https://globalinvestigasinews.com/2020/02/19/waduh-oknum-kepsek-smpn-1-lais-diduga-pungli-untuk-membeli-ac/
“Mengenai tindak lanjut atas pemberitaan tersebut”.

kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan MUSNI WIJAYA,melalui kabid dikmen nazarul,saat di konfirmasi melalui pesan singkat whatsapp menjelaskan bahwasanya Menurut saya apakah tidak lebih baik ari dan tim ketemu dulu dengan pihak sekolah dalam hal ini KS (kepala sekolah) dan atau Ketua Komite, yg notabene melakukan sesuai dugaan ari dan tim.
Kalau mediasi bisa dilakukan kenapa harus sampai sejauh itu

Lebih lanjutnya,nazarul menyampaikan bahwa Dia sedang koordinasi dengan ketua komite, insyaallah senen dana dikembalikan ke ortu yg sdh bayar, insyaallah senen, karna beliau minta izin hari ini tuk menginfentarisir dulu.cetus nazarul.(ariansyah).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *