Bantu Musibah Tanah Longsor di Dusun Munjuluhur, TNI dan Masyarakat Gunakan Sistem “Keroyokan” ??

  • Whatsapp

 123 total views,  1 views today

PURBALINGGA – Curah hujan yang cukup tinggi diwilayah Dusun Munjuluhur dan kondisi tanah yang labil mengakibatkan Kondisi Rumah Atinah (60) Warga Rt 15/5 saat ini di ambang longsor. (14/3/2020)

Read More

Melihat kejadian tersebut, Danramil 04/Kutasari Kapten Arm Wahyudi Seno, A.Md bersama dengan jajarannya segera mengambil langkah penanganan dan langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi terjadinya musibah yang tidak diinginkan kepada masyarakat diwilayah binaannya.

Dari hasil koordinasi, Danramil mengambil langkah dan memutuskan penanganan dengan sistem keroyokan.

Keroyokan merupakan istilah lokal di Kabupaten Purbalingga untuk bekerja bersama-sama guna mencapai suatu hasil yang didambakan. Istilah ini diambil dari kata gotong royong yang berarti bekerja bersama.

Pada kesempatan tersebut Danramil 04 mengaku mengetahui adanya bencana dari laporan Babinsanya. Diketahui longsor terjadi pada tanggul tebing halaman samping rumah milik Atinah yang saat ini membahayakan dan segera butuh penanganan cepat.

“Pihaknya dibantu satu peleton siaga Kodim, bersama dengan Pemerintah setempat dan masyarakat melakukan keroyokan membersihkan matriil longsoran dan merapikan dinding tebing agar tidak terjadi longsor kembali dengan pemasangan bronjong” tuturnya

Sementara itu Ratinah warga yang tertimpa musibah mengucapkan berterimakasih kepada TNI, pemerintah dan dinas BPBD serta warga sekitar yang telah membantu musibah yang saat ini membahayakan rumah tinggalnya.

Ucapan terimakasih yang sama juga disampaikan Camat Bojongsari Titis Panjer Rahino, S.STP yang mengapresiasi gagasan TNI dengan mengambil langkah cepat dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah, ucapnya.
( Pendim 0702/Pbg)(M.Sulton Red GINEWS)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *