Walikota HM Judas Amir Memantau Kesiapan Ruang Isolasi RSUD Sawerigading Palopo yang Menjadi Rumah Sakit Pusat Rujukan Terkait Penyebaran Wabah Covid-19

  • Whatsapp

 199 total views,  1 views today

Palopo Global Investigasi News – Walikota palopo H M Judas Amir memantau langsung kesiapan ruang isolasi RSUD Sawerigading Palopo yang menjadi Rumah Sakit Pusat rujukan terkait penyebaran wabah Covid-19.Senin 16/3/2020

Read More

Kunjungannya Walikota Palopo H.M Juadas Amir diruang isolasi RSUD Sawerigading palopo tersebut dalam rangka persiapan antisipasi virus Corona Covid 19

Walikota Palopo dalam tinjauannya tersebut mengatakan, apa yang diinstruksikan presiden dan para pihak di tingkat nasional itu dikeluarkan setelah melalui kajian-kajian keilmuan.

“kita ikut (instruksi presiden), dan semoga implementasi yang kita lakukan ini (di Palopo) tidak salah dengan apa yang menjadi maksud instruksi itu,” ungkap Walikota.

Olehnya itu walikota Palopo menyampikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk kepada wartawan, baik cetak dan elektronik dokter dan semua elemen yang telah berupaya menjaga agar kota Palopo terhindar dari penyakit dan virus, terutama Covid-19 (virus Corona).

Pada kesempatan yang sama walikota Palopo memperkenalkan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dr. dr. Ishaq Iskandar, M.Kes. sebagai Juru Bicara (Jubir) resmi Pemkot Palopo terkait penyebaran Covid-19.

Terpisah direktur RSUD Sawerigading Palopo, Dr. Nazaruddin Nawir menjelaskan kesiapan RSUD Sawerigading terkait mewabahnya Covid-19. Menurutnya, menyangkut kebijakan di RS, pihaknya telah menerapkan kebijakan bahwa mulai hari ini tanggal 16, tidak diizinkan lagi pembesuk masuk ke ruangan RS, dan penjaga pasien, termasuk penjual-penjual di sekitar RS tidak diizinkan lagi.

“Kami tidak ijinkan lagi pembesuk/pengunjung memasuki ruang RS. Dan pengunjung hanya diperbolehkan 2 orang dan untuk anak-anak, kita juga sudah sampaikan kepada masyarakat bahwa anak-anak tidak boleh lagi menginjakkan kakinya di RS kecuali pasien,” tandas dr. Nazaruddin.

“Jam besuk sudah kami tidak berlakukan karena tidak ada lagi pembesuk yang masuk ke rs. Semua ini, untuk antisipasi dan mendukung upaya Pemkot Palopo

Lanjutnya dalam 14 hari ini kami betul-betul mengantisipasi dan mengisolasi dari pengunjung RS,” ucap dr. Nazaruddin Nawir

Rekan -rekan sejawat juga tetap melaksanakan tugas seperti biasa, melaksanakan pelayanan rawat jalan dan rawat inap dan tetap melakukan tindakan-tindakan operasi yang dianggap emergency tambah dr. Nazaruddin Nawir  ( Jamaluddin )

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *