Berkenaan Dengan Wabah Virus Corona Disease (Covid-19) Pemerintah & Forkopimda Membentuk Tim Pencegahan

 634 total views,  1 views today

Berkenaan dengan wabah Corona Virus Disease (covid-19) yang melanda berbagai negara, pemerintah bersama jajaranya dan Forkopinda berkumpul duduk bersama, membentuk tim pencegahan penyebaran terjangkit covid-19, khususnya di Kabupaten Toba.

Read More

Rabu, 18 Maret 2020 tepatnya kantor bupati, dr. Juliwan Hutapea, Kadis Kesehatan mewakili Bupati mengatakan, terjangkitnya virus corona ini dapat dicegah bila masyarakat mau untuk meningkatkan pola hidup sehat, ketika mengalami indikasi batuk, pilek dan sesak napas datang berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan serta menghindari keramaian dan kurangi perjalanan tidak penting.
“Saya instruksikan untuk seluruh pekerja di fasilitas pelayanan kesehatan agar tetap dalam keadaan siaga”, imbuhnya.
Lebih lanjut, Juliwan berharap, agar masyarakat waspada, jangan panik dan gunakan masker bila sakit selalu tutup dengan tissu/tangan jika batuk ataupun flu, bilamana ada informasi yang belum tentu benar jangan langsung disebarkan.
“Posko utama sementara penanganan covid-19, ada di kantor Dinas Kesehatan, RSUD Porsea, RSU HKBP Balige dan posko pembantunya diseluruh kantor kesehatan dan pos lalulintas porsea”, terangnya.
Sementara itu, Drs Audi Murphy O Sitorus, SH. M,si, Sekda, menjelaskan, pemerintah akan meliburkan seluruh siswa mulai dari TK sampai sederajat SMP, di mulai tanggal 20 Maret sampai dengan 3 April 2020, dimana waktu libur ini siswa akan diberi tugas dan tetap belajar dalam pengawasan orang tua dan guru memantau jarak jauh melalui media.
lanjut Audi Murphy lagi, mengatakan sedangkan kerja pemerintahan tetap berfungsi sebagaimana adanya.
Tambah Sekda berpesan, warga yang baru saja pulang dari perjalanan luar kota terlihat dan merasakan ada gejala cici-ciri Covid-19 pemerintah menyediakan call center posko covid-19, yaitu nomor, 085207278371 dan 082176286800.
“Dibentuk gugus tugas ini untuk penanganan covid-19 dimana diketuai oleh kepala BPBD “dr Pontas H Batubara” dan wakilnya Kadis Kesehatan”, terangnya.
Hal serupa dikatakan Letkol Czi Roni Agus Widodo, S,Sos, Dandim 0210/Tapanuli Utara, mengatakan, tim akan menempatkan setiap pos-pos pada tempat yang sering dikunjungi masyarakat karena bila ada satu saja terjangkit, itu awal penyebaran, oleh sebab itu masyarakat harus perduli dan sadar diri melakukan pola hidup sehat.
“Makanya lebih baik mencegah dari pada mengobati”, imbuhnya.
Lebih lanjut, AKBP Agus Waluyo, Sik, Kapolres menerangkan, masalah virus covid-19 jangan sampai ada pengusaha mencoba, mau menimbun alat kesehatan. Masyarakat laporkan hal ini kepolisi terdekat karena itu melanggar hukum dan ada undang-undangnya.
“Bahwa urusan ini merupakan tugas bersama,” katanya.
Hadir di acara tersebut, Camat se Kabupaten, Kepala Pustu se Kabupaten, Robinson Sitorus, Kepala Kejari, Efendy SE Napitupulu, Ketua DPRD.
Turut juga, Drs Parlinggoman Panjahitan, MM, Kadis Pendidikan, Lalo Simanjuntak, Kadis Kominfo, Tokoh agama dan Tokoh masyarakat. (Ams)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.