Diskominfo Langkat Menjadi Yang Pertama Ciptakan Coronainfo di Sumut

  • Whatsapp

 411 total views,  1 views today

Langkat, Bukan hanya penyebaran covid-19 yang membuat masyarakat resah
Bertebarannya berita hoax terkait virus corona (covid-19), juga menimbulkan kejengkelan masyarakat, akibatnya situasi kondusif pun jadi terusik.
Contoh, saat Langkat di gegerkan soal adanya satu warganya yang terinfeksi corona dikabarkan meninggal dunia ternyata belum meninggal dan berdomisili di Binjai Barat Kota Binjai, serta kepastian jumlah suspek corona di Langkat.
Oleh karena itu, Diskominfo Langkat melalui intruksi Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin menciptakan sekaligus meresmikan aplikasi berbasis webseite yang dapat di akses melalui link coronainfo. langkat. go. id pada Kamis (19/3/2020).
Aplikasi webseite yang pertama kali di ciptakan dari 33 Kabupaten / Kota yang ada di Sumut, bertujuan memberikan berbagai info terupdate dan menepis berita hoax terkait kasus corona (covid-19).
Aplikasi ini, di ciptakan atas kerjasama Bidang Pengembangan Teknologi Aplikasi dan Informatika Komunikasi Publik (PTAI) dengan Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo, untuk menjawab keresahan dan memudahkan masyarakat Langkat mendapat info terupdate terkait virus corona, ungkap Kadis Kominfo H. Syahmadi saat berada di pos satgas covid-19, Dinkes Langkat, Stabat, Sabtu (22/3/2020).
Sembari menjelaskan, hal ini juga sebagai satu tugas Kominfo sebagai bagian dari Satgas gugus tugas pencegahan covid-19 Kabupaten Langkat
Kabid IKP, Diskominfo, M. Faisal didampingi Kasi Infrastruktur PTAI Diskominfo, Ibadi Rahman, sebagai 2 pejabat penggagas aplikasi ini menjelaskan,
Aplikasi yang di bangun hanya dalam tempo setengah hari oleh staf programer Diskominfo Langkat yang bernama Rangga, selain menampilkan jumlah warga Langkat yang ditetapkan menjadi orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP) atau suspek corona
Juga memberikan info jumlah kasus corona dari tingkat Provinsi Sumatera Utara,tingkat nasional sampai tingkat dunia.
“Untuk data seluruh dunia menampilkan total kasus, meninggal dan jumlah negara terpapar corona diambil dari data WHO. Sedangkan data nasional bersumber dari Kemenkes RI, Dinkes Sumut dan data Satgas gugus covid-19 Sumut dan Langkat sumber dari juru bicara satgas gugus covid-19 Langkat dr. Arifin Sinaga, ungkapnya.
Selain itu, kata Faisal, aplikasi ini juga menampilkan call center info corona, Kemenkes RI dan posko cavid-19 Dinkes Langkat, serta memberikan info lima lokasi RSU rujukan untuk PDP corona di Langkat, sekaligus kontaknya
Menampilkan portal berita terkait virus corona serta upaya Pemkab Langkat melakukan penangan corona.
“Serta memberikan himbauan kiat hidup sehat pencegahan covid-19 dan pengetahuan lainnya terkait virus corona, jelssnya.
Data aplikasi ini, sebut Ibadi menambahkan diupdate dua kali dalam sehari yakni pukul 12. 00 wib dan pukul 17. 30 wib
Kedepannya, pemgembangan aplikasi ini juga akan di lengkapi kolom komentar dan tanya jawab seputar corona, yang langsung terhubung dengan juru bicara satgas gugus covid-19 Langkat.
“Semoga aplikasi ini memberikan manfaat kepada masyarakat Langkat dalam menghadapi pendemik corona, “harapnya.
Terpisah sebelumnya Diskominfo juga melakukan kordinasi dengan delapan radio lokal mulai 9 Maret 2020, kembali Kadis Kominfo H. Syahmadi menyampaikan, sebagai upaya pencegahan covid-19.
Kordinasi itu berdasarkan surat edaran Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, untuk kerjasama mensosialisasikan himbauan Bupati Langkat melalui siaran radio selama 7 hari, terkait pencegahan covid-19.
Yakni siaran di radio senandung langkat (SLL), siaran Pemda Langkat, Cirana Indah Alam Bana, Swara Banda Berseri, Anggraini Kalamaira (AKA FM), Swara Langkat Persada (SLTP Ari) dan Radio Rakom Jore.
Selain itu sambungnya, Diskominfo juga terus melakukan kerjasama dengan puluhan media cetak dan online, guna menyampaikan himbauan Bupati Langkat dan info terbaru kepada masyarakat Langkat terkait pencegahan dan perkembangan info kasus corona, khususnya untuk wilayah Langkat.
“Tujuannya agar masyarakat Langkat tidak panik dan tertipu dengan info yang dapat menimbulkan provokasi, tandasnya. (topas)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *