Aktifitas PETI Rusak Dua Hektar Lahan TKD

  • Whatsapp

 205 total views,  1 views today

Aktifitas PETI Rusak Dua Hektar Lahan TKD

Read More

TEBO GINEWS.COM,Warga desa Mangun Jayo Kecamatan Tebo Kabupaten Tebo jambi, berkumpul di kantor desa sebelum ahirnya pergi ke lokasi lahan Tanah Kas Desa (TKD) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Lahan TKD Milik desa Mangun Jayo yang berada di sekitar dusun Aboran (18/4/2020).

Sebelumnya beredar kabar di masyarakat bahwa lahan tersebut telah di jadikan sebagai areal pertambangan emas ilegal (PETI) yang lazim di sebut masyarakat sekitar di dompeng.

Atas aktifitas PETI diatas lahan tersebut beredar juga isu yang mengatakan adanya perangkat sekretaris desa yang mencari keuntungan pribadi dengan mengambil fee dari para penambang di lahan TKD tetapi setelah di lakukan pengecekan ternyata hal itu hanya isu saja.

“Memang ada aktifitas dompeng (PETI) dilahan TKD itu,ada sekitar 40mesin beroperasi milik warga baik dari dalam desa Mangun Jayo maupun dari luar tetapi soal sekdes yang mengutip fee 2 juta per mesin itu tidak benar, ujar Marjuki salah seorang tokoh pemuda kepada media Ginews.com ketika di konfirmasi melalui hand phone.

Akibat aktifitas tersebut di perkirakan sekitar 2 hektar lahan mengalami rusak parah padahal lahan tersebut telah di serahkan kepada perusahaan PT. Tebo Indah melalui koperasi tujuan murni untuk di jadikan kebun kelapa sawit Pola Kemitraan yang hasilnya untuk menambah pendapatan desa.

“Kami heran jugo kenapo lahan TKD tersebut bisa di dompeng, padahal perusahaan sudah ada security yang menjaga dan di gaji oleh perusahaan yang di ambil dari hasil produksi penjualan sawit di kebun mitra itu,” kata marzuki heran.

Setelah di lakukan mediasi ahirnya penambang mas ilegal bersedia untuk tidak melakukan lagi aktifitas PETI diatas lahan TKD desa Mangun Jayo tersebut dan jika masih di ulangi maka akan siap Memoertanggung jawabkannya sesuai hukum yang berlaku.

Turut hadir dalam invesigasi ke lokasi tersebut sekretaris desa,Tokoh adat masyarakat dan tokoh pemuda serta babinsah,babinkantibmas TNI/POLRI setempat.(hrfGinews)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *