ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 PEMDES TAMBANG EMAS AWASI KETAT PEDAGANG PASAR

  • Whatsapp

 461 total views,  1 views today

ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 PEMDES TAMBANG EMAS AWASI KETAT PEDAGANG PASAR

Read More

Merangin, Globalinvestigasinews 20/04/2020, setelah beredar kabar tentang adanya ODP (Orang Dalam Pengawasan) yang berubah status menjadi PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang berjumlah 5 orang, sehingga sampai berita ini di turunkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan berjumlah 14 orang. Hal ini tentunya membuat keprihatinan dan kewaspadaan untuk semua pihak terutama masyarakat di himbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu siaga mengantisipasi penyebaran Covid-19, sebgaimana ungkapan Bupati Merangin Al Haris beberapa waktu yang lalu, ” Corona sudah berada di sekitar kita, saya tetap menghimbau untuk semua kalangan tingkatkan jewaspadaan dan tetap jaga jarak, ikuti semua arahan dan petunjuk dari dinas dan Pemerintah,” ungkap Bupati.

Dengan adanya kejadian dan bertambahnya Pasien Dalam Pengawasan saat ini, pemerintah Desa Tambang Emas Kec. Pamenang Selatan Merangin Jambi melalui petugas petugas yang di tunjuk, antaranya melibatkan unsur Kecamatan, Pemerintah Desa, BPD, Karang Taruna, Ormas dan Bhabinkamtibmas laksanakan antisipasi penyebaran Covid-19 di tempat tempat Umum yakni Pasar Desa, yang kebetulan saat ini sedang ada aktifitas perdagangan, karena selain pasar adalah tempat berkumpulnya orang banyak tentu antisipasi lebih di maksimalkan pengawasan dan pencegahanya, karena pedagang dan berasal dari berbagai penjuru dan mayoritas pedagang berasal dari luar desa Tambang Emas.

Salah seorang perangkat Desa Slamet Bejo menyampaikan ” Kita akan terus dan tetap lakukan pengawasan terhadap para pedagang, kita tahu bahwa perekonomian tetap berjalan tapi semua pihak harus mengerti dan taat terhadap himbauan dan peraturan, mengingat pasar ini tempat berkumpulnya orang banyak, kita lakukan antisipasi dengan penyemprotan Disinfektan, cek suhu di gerbang masuk pasar, wajib menggunakan masker, kalau himbauan dan peringatan tidak di indahkan kita akan ambil tindakan tegas dengan menutup pasar dan tidak ada lagi aktifitas perdagangan di pasar, ” jelas Slamet Bejo.

Hal senada di sampikan oleh Fathul Huda selaku Kawil dan juga Ketua Pasar melalui corong pengeras suara dan secara langsung menegaskan, ” Kalau sekedar himbauan tidak ada tanggapan dari pengunjung, pembeli dan pedagang pasar, kita larang dan untuk tidak memasuki area pasar, syaratnya ringan, pakai masker dan cuci tangan setelah dan sebelum masuk pasar, karena sudah kita sediakan, ” ungkap Tekul sapaan akrabnya.

“Tentunya sesuatu yang ringan akan terasa manfaatnya apabila semua menyadari dan dilaksanakan, demi keselamatan dan terhindar dari Corona, ” tutup Slamet Bejo.
(taufik)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *