Diatas Langit Masih Ada Langit !!! ZRN Oknum PNS “Ancam Bunuh Wartawan” Akhirnya Dilaporkan ke Polisi

  • Whatsapp

 3,368 total views,  1 views today

Kita tidak boleh terlalu menyombongkan diri, karena pasti ada yang lebih baik dan lebih hebat dari kita”

Read More

Merangin, Globalinvestigasi news 13/05/2020 Menindak lanjuti dari laporan lrwanto tentang ancaman yang diarahkan pada dirinya oleh oknum PNS berinisial ZRN yang di duga juga terlibat dalam aktifitas Penambangan Emas Tanpa lzin (PETI) langsung kepada atasanya (Kaperwil) Globalinvestigasinews wilayah Jambi, tim yang terdiri dari awak media ini bergerak cepat mendampingi “korban” (lrwanto) untuk membuat laporan ke Polres Merangin.

Dalam hal ini langsung di terima oleh bagian Tipiter Polres Merangin. Dalam penyidikan hasil berita acara di dapat keterangan fakta baru yaitu terlapor (ZRN) juga mencoba untuk memberikan sejumlah uang untuk bisa lolos melewati pemeriksaan di pos Gugus Tugas Covid-19, namun Pelapor menolak dan yang menerima petugas lain yang ada di pos, ” ini uang hanya untuk permisi numpang lewat, ” terang lrwanto kepada penyidik.

Bahkan dikatakan oleh Pelapor bahwa dalam pos itu ada 4 orang termasuk Anggota TNI dari Koramil Muara Siau, sempat Anggota Koramil mengingatkan kepada ZRN bahwa perilakunya itu sudah salah pertama tidak menghargai dengan petugas jaga, kedua mengucapkan kata kata yang kasar dan nada ancaman, tapi ZRN tetap bergeming.

Dalam keteranganya lrwanto juga menjelaskan bahwa ZRN sempat mengajaknya berduel setelah berada di luar lokasi pos, ” kalau nak belago aku layani dimano,” ( kalau mau berduel saya layani dimana, red) di jawab pelapor kalau dirinya mau pulang bukan mau berkelahi.

Sebagai pengingat bahwa, kronologi kejadian salh satunya berawal ketika lrwanto minta tanda pengenal operator alat berat yang berasal dari luar daerah yang dibawa oleh ZRN namun tidak bisa menunjukkan tanda pengenalnya.

Selanjutnya setelah selesai mengambil keterangan dari pelapor, petugas menyampaikan kalau hal ini akan di laporkan ke Kapolres dan setelah itu menunggu perkembangan selanjutnya, karena saat ini baru bersifat Pengaduan Masyarakat, nanti setelah ada petunjuk akan menjadi Laporan Polisi, jelas petugas.

Sedangkan Dewan Redaksi Pusat terus memantau perkembangan dari kasus ini, bahkan redaksi sempat di hubungi lewat sambungan Cellulernya oleh mantan orang nomor satu di jajaran Polri, Jenderal (Purn) Tito Karnavian terkait perkembangan kasus ini, dan jajaran Redaksi berharap kepada Aparat Kepolisian untuk bersikap tegas menangani kasus ini, apalagi ini menyangkut oknum Aparatur Sipil Negara yang menyalahi undang undang dan kode etik jepegawaian.
(atauFIKg

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *