Setelah Dibangun Dari Dana Kades Sendiri Akhirnya Dibangun Ulang Dengan Dana Desa

  • Whatsapp

 39 total views,  1 views today

Setelah Di Bangun Dari Dana Kades Sendiri Akhirnya Di Bangun Ulang Dengan Dana Desa.

Read More

Asahan @ global investigasinews.

Setelah bangunan yang katanya menggunakan dana pribadi kepala desa. Jebol di hantam air , kini bangunan bendungan di desa Karya ambalutu kec. Buntu pane kab. Asahan di bangun ulang kembali dengan menggunakan anggaran Dana Desa. Sebelumnya beberapa lembaga sosial kontrol dan beberapa wartawan sempat menyoroti bangunan bendungan yang letaknya persis di samping kantor kepala desa karya ambalutu. Bangunan yang baru saja selesai di bangun dengan gampang di ratakan dengan air pasang. Dan dari berbagai informasi masyarakat yang berhasil di peroleh
awak media. Bangunan bendungan yang pengerjaannya terkesan asal jadi. Dan menggunakan alat berat beko ( ekscapator) yang bekerja hampir 1 bulan. Dengan hanya menumpukan pasir di pagari oleh tonggak tonggak kayu. Membuat masyarakat heran dan bertanya tanya. Kenapa bangunan yang untuk tanggul mencegah banjir koq pengerjaannya terkesan asal jadi saja. Melalui Lembaga Sosial Kontrol (LSM) akhirnya beberapa masyarakat desa Karya Ambalutu melaporkan.

Akhirnya di dapat jawaban jika bangunan bendungan tanggul yang di nilai terkesan asal jadi tersebut “katanya” menggunakan dana pribadi kades. Beberapa Lembaga Sosial Kontrol dan awak media begitu mendengar jika sdr. Rian sinaga menggunakan dana pribadinya untuk pembangunan bendungan tanggul pencegah banjir malah semakin curiga. Bahkan seorang awak media dari Radar group sempat berucap “sehebat apa sih itu kades , sampai mau menggunakan uang dari dompetnya sendiri untuk pembangunan bendungan tanggul di desanya.. ? ” demikian ucapnya sambil mengajak rekan rekan dari media lain untuk menginvestigasi ulang ke lapangan. Dan sebahagian rekan rekan dari LSM mengajak untuk mempertanyakan hal ini ke pihak inspektorat kabupaten asahan. Benar atau tidaknya bangunan tanggul tersebut tidak menggunakan uang negara.

Selanjutnya bangunan tanggul yang jebol itu yang katanya menggunakan dana pribadi kades. Dan setelah ramai mendapat tanggapan dari berbagai kalangan, sekarang mulai di kerjakan kembali. Dengan menggunakan Dana Desa TA 2020 sebesar Rp. 285.155.519. Harapan masyarakat dari desa Karya ambalutu , dengan anggaran yang sebesar itu di harapkan bangunan bendungan tanggul penahan banjir itu nantinya bisa seperti yang di harapkan. Dan masyarakat desa Karya ambalutu juga berharap kepada pihak pihak sosial kontrol baik LSM dan wartawan berkenan mengikuti jalannya pembangunan bendungan tanggul penahan banjir tersebut tahap demi tahap. Sehingga tidak ada dana yang bisa di salah gunakan. Demikian ucap salah seorang tokoh masyarakat dari desa karya ambalutu tersebut. Lebih lanjut nara sumber kami (yang minta nama di rahasiakan) bercerita. Jika tidak menutup kemungkinan dana bangunan di awal juga dananya akan di ambil dari dana sekarang. Buktinya di plank proyek tersebut tidak di sebutkan dari pihak mana yang mengerjakan bangunan ini. Maka sudah seharusnya jika kita semua wajib mencurigainya. Demikian ungkap nara sumber kami yang dulu sempat jadi kepala dusun. Pada tanggal 30 september 2020, hari rabu , pukul 16.30 , di lokasi bendungan tanggul penahan banjir desa karya ambalutu.

Kepada pihak yang terkait baik dari pemkab asahan maupun dari pihak inspektorat. Di harapkan peran serta aktifnya. Sehingga apa yang di kwatirkan warga desa karya ambalutu tidak akan terjadi.

Supri Agus @ global investigasinews.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *