Persatuan Pemuda Islam (PPI) Sambi Rampas Mengutuk Aksi BOM Bunuh diri di Gereja Katedral Makasar

  • Whatsapp

 38 total views,  1 views today

Persatuan Pemuda Islam(PPI) Sambi Rampas mengutuk Aksi BOM Bunuh diri di gereja Katedral Makasar

Read More

Ginews, TV Com
Senin,29 Maret 2021

Sambi Rampas Global Investigasi,News Com.

PersatuanPemuda Islam Sambi Rampas mengutuk keras segala bentuk tindakan terorisme yang di lakukan oleh kelompok ataupun perorangan lebih khususnya yang telah terjadi di Gereja katedral Makasar Sulawesi Selatan.

Ketua Umum Persatuan Pemuda Islam( PPI) Sambirampas(Julfirlan,S.Pd)menjelaskan

Sangat di sayangkan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara kita yang menjungjung tinggi asas toleransi antara umat beragama, yang menjadikan pancasila sebagai iconic pemersatu bangsa,
Hal ini sangat mencedrai nilai toleransi dan makna dari pancasila itu sendir, dan juga sangat mengganggu ketenangan serta ketentraman umat kristian dalam menjalankan ibadah rutin di gereja, Jelas firlan

Olehnya itu Persatuan Pemuda Islam Sambi Rampas meminta Pihak berwenang dalam hal ini Kepolisian RI dan TNI harus memngambil langkah cepat dan tepat untuk menghentikan ataupun melumpuhkan segala bentuk aksi terorisme di Indonesia, Setidaknya Polri TNI harus memberikan garansi kenyamanan bagi umat kristian agar bisa memulihkan kembali sikologis umat kristiani dalam mengikuti ibadah Paskah dalam minggu ini.

Dan yang kedua Persatuan Pemuda Islam Sambi rampas, sadar bahwa ditengah kehidupan bermasyarakat yang majemuk ini, yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan, akan tetap ada kelompok-kelompok yang mencoba mencedrai nilai toleransi dan persatuan, olehnya itu PersatuanPemuda Islam samba rampas menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dangan aksi bejat terorisme kita serahkan kepada pikak POLRI dan TNI dalam menuntaskan persoalan terorisme yang terjadi di Indonesia, Khusunya (Sulsel)terang nya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *