MANGKRAK, Pasar Desa Diduga Dijadikan Tempat Tongkrongan Narkoba dan Praktek Mesum ?!”

  • Whatsapp

 140 total views,  2 views today

JAMBI–SAROLANGUN-GLOBALINVESTIGASINEWS.COM — Pembangunan suatu daerah adalah merupakan apresiasi dan perhatian pemerintah akan perkembangan kemajuan suatu daerah. Kamis (10/06/2021).

Read More

Seperti halnya adanya pembangunan sebuah Pasar Desa Mentawak Ulu Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun, konon katnya dibangun atas kerjasama Kementerian Perdagangan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun melalui Dana Alokasi Khusus Bidang Sarana Perdagangan Tahun 2016.

Alokasi dana dari Kementerian Perdagangan yang fantastis untuk pembangunan sebuah Pasar Desa dengan kisaran Rp. 700 jutaan.

Informasi yang didapat Media Globalinvestigasinews.com dari para pedagang pasar hanya ditunggu sebentar waktu peresmian sesudah itu pedagang kembali lagi ke pasar lama yang dekat Kantor Desa . Alasannya jauh dari pemukiman sehingga omzet pedagang menurun.

Dilokasi bangunan pasar yang mangkrak tersebut banyak ditemukan dugaan bekas botol miras, bekas bong pipet untuk nyabu, bahkan bungkus bekas kontrasepsi. Selain itu bangunan sudah banyak yang rusak, keramik hilang dan sampah menumpuk di mana mana. “Sepertinya pihak Desa terkesan acuh terhadap hal ini ??”, kata warga

“Pasar Desa itu hanya ditempati para pedagang pas peresmian saja, habis itu kembali ke pasa lama” ujar Mnr salah satu warga yang minta dirahasiakan jatidirinya.

Yang menjadikan pertanyaan, apakah sebelum adanya pembangunan sudah ada perencanaan dan apakah legalitas tanahnya sudah beres. Karena informasi yang didapatkan dilapangan, terkait status kepemilikan tanah juga diduga bermasalah, karena masih tanah masyarakat.

Saat Media Cetak & Online Globalinvestigasinews.com menghubungi Kasiran Kades Mentawak Ulu yang menerima telepon istrinya.
“Bapak saat ini baru Yasinan,” ucap istri Kades.

“Informasi dari Kadis sebelum saya dan pedagang pasar hanya ditunggu sebentar waktu peresmian sesudah itu pedagang kembali lagi ke pasar lama yang dekat desa” ucap Kasiyadi, S.Ip., ME., Kadis Koperindag Kabupaten Sarolangun, saat dihubungi lewat pesan WhatsApp.

“Saya jadi Kadis Koperindag mulai 1 November 2019, pasar tersebut dibangun tahun 2016” tambahnya. ***

(LHP+Global)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *