Bakti Sosial DPC PWRI Kab. Kebumen Gelar Pelatihan “Wedang Uwuh” Untuk Anak Difabel

  • Whatsapp

 23 total views,  1 views today

Kebumen, Pengenalan dunia usaha mikro kecil dan menengah kepada anak anak difabel serta praktek dalam pembuatan wedang uwuh dari bahan, produksi sampai pengemasan di Desa Podourip Kecamatan Petanahan, Persatuan wartawan republik indonesia melakukan pendampingan dan pemberdayaan serta memotifasi supaya anak anak tetap bisa berkarya seperti anak normal.

Read More

Acara pelatihan produksi wedang uwuh anak difabel ini di pandu langsung oleh Titi Istanti selaku pelaku UMKM dan Titha Monika Retno dengan sabar membantu mengarahkan serta menjelaskan bagi mana cara meracik serta memproduksi sampai menjadi barang siap jual.

Titi Istanti menceritakan bagimana awal mulai usaha wedang uwuh diawali dengan iseng karena pandemi covid 19 bisa memiliki penghasilan bersama anaknya yang baru lulus kuliah Titha Monika Retno yang juga senang dengan dunia sosial dan pemerhati anak anak difabel supaya bisa berprestasi baik di dunia olahraga pra olimpic, berhasil dalam dunia usaha ataupun di pemerintahan.ungkapnya

Dalam acara pelatihan anak difabel dalam pembuatan wedang uwuh turut hadir dari Pemdes Desa Podourip Dwi Edi Mulyadi, Supriatin Penggerak PKK, Ketua Pokja 1 dan 2 Sukarti, Samiatun serta Pengurus persatuan wartawan republik indonesia, serta anak difabel, Tuna runggu, wicara, motorik dan daksa.

Ketua persatuan wartawan republik indonesia yang juga wartawan portal indonesia mengutip bahasa dari pembuat wedang uwuh yang terkesan” Uwuh itu Sampah yang dianggap tidak berguna bagi kaum yang menyepelekan, tapi wedang uwuh bisa bermanfaat menyehatkan badan”

Mari kita tetap berkarya untuk daerah, bangsa dan negara jangan marah kalau kita dianggap ” UWUH” tapi bisa membuat sehat daerah bangsa dan negara dengan karya karya yang di anggap tidak berguna atau tidak familier, mau besar tentunya dari kecil dulu. ( Aziz GIN KBM)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *