Pemerintah Kota Blitar Gelar Brokohan Selamatan dan Wayang Kulit Dalam Rangka Peringati Hari Lahir Bung Karno

 101 total views,  1 views today

GlobalInvestigasiNews-Blitar
Dalam rangka memperingati hari lahirnya Bung Karno tanggal 6 Juni, Pemerintah Kota Blitar menggelar brokohan dan pagelaran wayang kulit tepatnya pada hari Senin 6 Juni 2022. Kegiatan diadakan pada malam hari bertempat di gedung kesenian istana gebang Jl Sultan Agung Nomor 95 Kota Blitar.

Kegiatan selamatan brokohan dan pagelaran wayang kulit digelar secara terbatas yang hanya diikuti oleh jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kota Blitar dan Pemerintah Kabupaten Blitar. Bagi masyarakat bisa menyaksikan pagelaran wayang kulit secara virtual yang disiarkan secara langsung di channel youtube resmi milik Pemerintah Kota Blitar.

Pukul 20.00 WIB acara brokohan dimulai bertempat di ruang tamu istana gebang. Setelah dilakukan acara selamatan brokohan dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit, dengan menghadirkan dua dalang kondang asal Kota Blitar. Dimana masing masing dalang diberikan waktu selama dua jam untuk menampilkan lakon yang mereka pilih. Ia menyebut, pagelaran wayang kulit baru diselenggarakan pada tahun ini, dengan tujuan sebagai ungkapan rasa syukur dan berusaha menggelar acara yang meriah pada peringatan hari lahirnya Bung Karno.

Walikota Blitar Santoso dalam sambutannya menyampaikan
“makna brokohan yakni tradisi yang menandai kelahiran seorang jabang bayi ke muka bumi, 121 tahun silam, tepatnya pada 6 Juni 1901 telah hadir Presiden pertama Republik Indonesia. Bersamaan kelahirannya menyingsinglah fajar baru dari suatu abad yang membahagiakan bagi Bangsa Indonesia. Tradisi brokohan dimana kata brokohan itu diambil dari kata barokah yang artinya berkah. Mudah-udahan acara ini memohonkan berkah atas keselamatan beliau Bapak Ir. Soekarno” kata Santoso.

“apapun bentuk perjuangan sejalan dengan pemikiran Bung Karno yang tidak pernah berjuang semata-mata untuk kepentingan pribadi. Tetapi bagaimana perjuangan beliau membebaskan seluruh Bangsa Indonesia dari belenggu penjajah.” Tambahnya

“sehingga seluruh pemikiran, tindakan dan perbuatan Bung Karno sampai saat ini masih tetap saja relevan kita jadikan sebagai acuan dalam menghadapi segala permasalahan. Mudah-mudahan acara peringatan lahirnya Bung Karno ini akan lebih mengingatkan kembali kepada tanggungjawab terhadap bagaimana keberlangsungan ajaran-ajaran, pemikiran dan tindakan Bung Karno selalu kita gunakan sebagai acuan untuk sekali lagi mengisi kemerdekaan Republik Indonesia” pungkasnya. (ADV/KMF/DAR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.