“Para Awak Media Online & Cetak Datangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pati Terkait Klarifikasi Perkembangan Oknum STR ?!”

 185 total views,  2 views today

Pati Jawa Tengah
Global Investigasinews.Com

Read More

Puluhan awak media datangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kab Pati.untuk mengklarifikasi pemberitaan terkait Dugaan STR yang terlibat dalam pungutan liar terhadap para Kepala Sekolah dan Guru pada hari selasa 09/08/22 jam 10.00 wib.

Dengan datangnya para awak media Online dan Cetak di Dinas Pendidikan Kabupaten Pati untuk bertemu pihak Kepala Dinas serta Sekertaris Dinas untuk meminta tanggapan bagaimana kelanjutannya yang katanya Pihak STR sudah di panggil.

Namun’Pihak Dinas tersebut(Kepala Dinas) menghubungi lewat Via telpon jika tidak berada di tempat karena sedang ada tugas/kegiatan luar kota dan sudah di mandatkan/diwakilkan Oleh Ponco yang sebagai Kabid GTK untuk menemui para awak media yang datangi kantornya.

Kabid GTk( Ponco) saat bertemu dan bincang-bincang kepada para awak media menyampaikan ,”dengan dirinya menemui para awak media ini atas perintah dari Kepala Dinas(Winarto) yang kebetulan beliau ada kegiatan luar kota.terkait pemberitaan dugaan Pungli Itu bukan kewenangan saya untuk menjawab semua pertanyaan -pertanyaan tersebut ,melainkan itu kewenangan dari Kepala Disdik dan Sekdin.”ungkap nya.

Menurutnya”dugaan pungli yang melibatkan STR tersebut sudah di panggil Oleh pihak Kepala Disdik pati pada tanggal 5 agustus 2022 kemarin.dan dalam panggilan STR ke Dinas Pendidikan kab Pati yang di ketahui /dihadiri dari Staf Disdik yakni’ dari Kepala Dinas ,Sekdin,Kabid GTK ,Kasubag TU dan Kabid SD tpi yang kebetulan pak Sa’dun tidak hadir untuk mengikuti dalam Panggilan Sdr STR di Disdik waktu itu.”tambah Ponco dalam ngobol gayengnya.

Lanjut Ponco”Semua jawaban klarifikasi tentang semua itu ada pada Kepala Dinas/ Sekdin .dan saya tidak berani menjawab semua itu karena itu semua wewenangnya Pak Kepala Dinas.”pungkas Ponco.

( team)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.