Romi Haryanto Dan Rombongan Disambut Suku Duano Dan Ribuan Masyarakat Dalam Acara Kenduri Lawang Swarnabhumi

 29 total views,  1 views today

Jambi-Globalinvestigasinews.com.20/09/2022.
Semaraknya acara kenduri Lawang swarnabhumi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tidak lepas dari kerja kerasnya para setiap OPD Pemkab Tanjung Jabung Timur, khususnya dinas Parbudpora yang selama kurang lebih 6 bulan mempersiapkan acara Kenduri Lawang swarnabhumi tersebut.

Read More

Hasil yang di lakukan oleh para kepala OPD pemkab Tanjung Jabung Timur, tidak sia-sia, terbukti pada hari puncaknya, acara Kenduri Lawang swarnabhumi bisa dibilang sukses. Semua itu juga peran serta pemerintah kecamatan beserta jajaranya, didukung masyarakat Kuala Jambi, yang terus membantu agar kegiatan di Kecamatan Kuala Jambi yang dipimpin Taufiq Kurniawan

Pada hari H nya. Ribuan orang memenuhi Kampung Laut yang berada tak jauh dari hilir Sungai Batanghari, kecamatan Kuala Jambi, kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk menyaksikan iringan kapal rombongan Menko PMK Muhadjir Effendy dan pompong masyarakat setempat, (19/09/2022 ).

Puluhan pompong hias masyarakat ramai mengiringi perjalanan menteri, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, gubernur Jambi dan bupati Tanjabtim. Rombongan penjabat, mengunakan kapal kayu dengan warna kuning biru dengan ukuran yang cukup besar berlayar hingga ke Kampung Laut.

Menyusuri sungai Batanghari yang berada di kabupaten Tanjung Jabung Timur ini, untuk menjadi pengingat keadaan sungai Batanghari dalam kondisi yang tak seindah dahulu kala, agar kembali bersama-sama menjaga sungai Batanghari.

Setiba di Kampung Laut, para rombongan tidak langsung naik ke darat untuk berbincang bersama para masyarakat setempat. Rombongan disambut terlebih dahulu dari atas kapal perahu (Pompong) suku Duano, atau masyarakat sekitar mengenal suku laut.

Rangkaian demi rangkaian, dilangsungkan di atas pentas yang berada di atas sungai Batanghari. Dari sambutan menteri hingga penampilan Kelintang Perunggu kesenian tradisional khas Tanjabtim, disaksikan oleh ribuan masyarakat yang berdesakan hadir di kampung laut untuk melihat kenduri.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi event yang digagas oleh bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto, gubernur Jambi Al Haris dan
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Hilmar Farid.

“Menghidupkan kembali tradisi -tradisi dulu hidup di kabupaten Tanjung Jabung Timur, dengan Kenduri LawangSwarnabhumi. Ini suatu pesta kebudayaan yang menggambarkan pentingnya kita untuk mengembalikan kejayaan sungai Batanghari, termasuk mengembalikan habitatnya jangan sampai dirusak, kembali kesedia kala,” kata Sjamsul Hadi.

Dia menerangkan, bahwa pihaknya juga mengalakan event -event semacam ini di seluruh Indonesia. Dalam rangka menindaklanjuti undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, sehingga semua kebudayaan yang pernah hidup di daerah menjadi tradisi -tradisi dan kebiasaan agung di tiap daerah.

“Kita gali kembali, kemudian kita lestarikan, dikembangkan dan dimajukan. Ditingkatan agar memiliki nilai-nilai adi luhur, salah satunya yang sudah di gelar saat ini,” terangnya.

Dalam Kenduri LawangSwarnabhumi juga,
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Hilmar Farid mengatakan, sudah mendapatkan informasi awal mengenai permintaan bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto untuk menggali sumber peradaban, dengan mengkaji situs Siti Hawa.

“Sudah ada pembicaraan dan sudah ada informasi pendahuluan melalui balai pelestarian kita, insyallah tahun depan kita mulai buka sehingga bisa di revitalisasi. Cuma karena kita belum mengetahui luasan situsnya, kita belum bisa pastikan berapa lama waktu untuk membongkar. Tapi tahun itu akan terjadi,” katanya.(T111k).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.