“SEORANG WARGA DURIAN MUKUT KAB. MERANGIN DIDUGA DIBUNUH DI RAWA ?!”

 257 total views,  2 views today

SEORANG WARGA DURIAN MUKUT DIDUGA DIBUNUH DAN DIBUNGKUS KARUNG LALU DIKUBUR DI RAWA

Read More

Globalinvestigasinews.com, Merangin Jambi – Kejadian pembunuhan menggemparkan warga Desa Durian Mukut dan Pasar Lembah Masurai Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin Propinsi Jambi, Selasa, (18/10/2022)

Informasi yang berhasil dihimpun Awak Media Cetak & Online GLOBAL INVESTIGASI NEWS bahwa korban bernama Jamadi Taher (40) ditemukan warga meningal dunia terbungkus karung di rawa dalam kebun di wilayah Durian Mukut

Pembunuhan di Desa Durian Mukut Lembah Masurai, korban ditemukan terkubur di rawa..

Sementara terduga pelaku HT (57) sudah diamankan Polsek Lembah Masurai terduga pelaku diamankan di ruang tahanan Polres Merangin Kota Bangko.

Pengakuan pelaku bahwa kejadian pembunuhan tersebut terjadi sekira pukul 01 : 37 WIB dini hari di Pondok pelaku mengaku melakukan pembunuhan karena membela diri.

“Saya tadi ngadang durian, katanya, durian itu milik dia (korban) biasa buah gugur di Dusun seperti duren kita adang bersama tahu tahu dia datang ke Pondok saya diamarah marahi dan menyerang mau bunuh saya kata si pelaku.

Saya merasa terancam lalu pelaku memukul korban dengan kayu dari pada saya dibunuh bagus saya membunuh dia pakai kayu kena bagian belakang kepalanya ujar si pelaku.

Pelaku juga mengatakan setelah korban meningal lalu saya membawa mayat korban bungkus karung dan menguburkan kedalam Rawa

Saya rendamkan terbungkus karung di rawa tersebut sementara itu Kapolsek Lembah Masurai, Iptu Pol. Rezidarwis mengatakan bahwa pelaku HT mengakui perbuatannya membunuh korban

Senada pengakuan pelaku, Kapolsek mengatakan HT nekat melakukan aksinya karena korban menuduh pelaku mencuri duren miliknya.

Setelah korban hendak pulang, pelaku memukul kepala korban kini pelaku pertangung jawabkan atas perbuatannya dibalik jeruji besi Polres Merangin, katanya.

Wartawan : M. Juti – Kab. Merangin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *