Tokoh Masyarakat Busur K. Datuak Majo Labiah: “Issue Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN, Fitnah Keji ?!”

 92 total views,  1 views today

PADANG PANJANG, – Global Investigasi News.com
Sempat tersulut emosi lantaran isu nagarinya ternodai oleh perbuatan zina oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), kini salah seorang pemuka masyarakat Nagari Bukit Surungan K. Datuak Majo Labiah mengaku menyesal. Pasalnya semua itu hanyalah fitnah keji.

Read More

“Tidak terbukti adanya perselingkuhan di rumah dinas yang digembar-gemborkan sejumlah warga maupun pihak yang mencurigai ASN berinisal S dan Y,” ujarnya, Selasa, (18/10),

Dirinya menyesal sempat membuntuti bahkan melabrak pejabat eselon II (S) yang tengah mengendarai mobil dinas nya, jalan pulang ke Bukittinggi. Ia
menyangka S dan Y berada di kendaraan yang sama setelah berduaan di rumah dinas pada Jum’at, (14/10) malam lalu. Ternyata S hanya sendirian di mobil.

Tidak puas di situ, K Datuak Majo Labiah meminta S balik arah. Ia ingin mendalami lebih jelas hubungannya bersama Y. Memang sore harinya saat hendak pulang kerja, Y sempat ditumpangkan dari kantor ke pangkalan ojek di depan SMP N 2 di Silaing Bawah.

Ternyata, inilah yang menyebabkan shawat sangka. Padahal S menumpangkan saja, sembari menuju rumah dinas guna rehat sejenak. Y tidak dibawa ke rumah dinas, seperti yang dituduhkan.

Membuktikan si wanita memang telah berada dirumahnya, K Datuak Majo Labiah dan si Pejabat menyinggahi. Benar saja Y telah berada di rumahnya bukan di rumah dinas.

Hal ini dibenarkan oleh Suami Y bahwa sejak sore yang bersangkutan berada di rumah. Lalu kembali ke kantor dijemput atasan guna mengerjakan tugas mendadak.

K Datuak Majo Labiah tetap masih penasaran. Dirinya meminta Si Wanita menjelaskan hubungan sebenarnya, mengkonfrontir antara keterangan S dan Y di area PDIKM. Akhirnya semua jelas. Isu perselingkuhan itu hanyalah hoax.

K. Datuak Majo Labiah menyayangkan beredar video saat keduanya dimintai klarifikasi. Seakan-akan S dan Y terintimidasi atas perbuatan yang dituduhkan. Padahal, S dan Y dalam keadaan terpukul dan tidak menyangka, fitnah ini harus ia terima. Mereka disaksikan Intel Sat Pol PP yang tidak bisa membuktikan terjadinya tindakan pelanggaran yang disangkakan.

Adapun berita dugaan perselingkuhan dari salah satu media online, menggiring opini publik yang merugikan S dan Y. ” Ini harus diluruskan. S dan Y tidak terbukti melakukan perselingkuhan,” tegasnya.(Global Investikasi News.)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *