Milangkala GMPI Ke-29 : Giat HSN, Santunan Yatim Piatu & Do’a Bersama Digelar di Aula DPW PPP Jabar

 79 total views,  2 views today

Gelobal Investigasi News (GIN) – Bandung, Generasi muda dalam pengertian umum adalah golongan manusia yang berusia 0 – 35 tahun. Secara sosiologis dan praktis, anggota atau pribadi-pribadi yang masuk dalam kelompok itu memiliki pengalaman yang sama, khususnya peristiwa besar yang dialami secara serentak oleh seluruh masyarakat, misalnya generasi pembangunan.

Read More

Mereka memiliki peran untuk menjadi pusat kemajuan bangsa itu sendiri, Dalam hal ini dapat dilakukan melalui pembekalan perubahan lingkungan masyarakat, baik secara nasional maupun daerah, menuju arah yang lebih baik di masa depan.

Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) merupakan organisasi sayap dari Patai Persatuan Pembangunan (PPP) yang di isi oleh generasi milenial yang siap menghadapi tantangan untuk kemenangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Tepat pada hari Sabtu, 22 Oktober 2022, Pengurus Wilayah GMPI Jawa Barat menggelar acara kegiatan Hari Lahir Generasi Pembangunan Indonesia yang ke 29, bersamaan dengan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2022. Kegiatan tersebut diisi dengan Upacara, Tausyiah, Do’a Bersama dan Santunan Yatim Piatu.

Acara Harlah GMPI ke 29 Provinsi Jawa Barat dihadiri oleh seluruh Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang dari 27 Kabupaten / Kota Se-Provinsi Jawa Barat. Serta dihadiri tamu undangan dari unsur PP GMPI Pusat, Ketua PJS PPP Provinsi Jawa Barat, banom PPP yakni AMK, GPK, dan WPP serta undangan lainnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Barat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PW GMPI) Provinsi Jawa Barat, Amin Miftahul Falah S.Kom. menyatakan, bahwa kader GMPI Jawa Barat merupakan generasi milenial yang menjadi salah satu kekuatan untuk kemenangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilu 2024. “GMPI Jawa Barat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kemenangan PPP di Jawa Barat,” ujarnya dalam acara Harlah GMPI dan Santunan Yatim Piatu memperingati hari lahir GMPI ke-29 Sekaligus Memperingati Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional Tahun 2022 di Aula DPW PPP Jawa Barat, Sabtu (22/10/2022).

Wakil Ketua PP GMPI pusat turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PW GMPI Jawa Barat atas terlaksananya kegiatan harlah yang diisi kegiatan kegamaan dan sosial. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini GMPI terus melakukan berbagai program untuk mensosialisasikan PPP, baik program bersifat bantuan sosial, entreprenersif dan kegiatan lain yang segmentasinya manyasar generasi milenial dan generasi Z.

Beliau menyampaikan amanat Ketua Umum PP GMPI Pusat bahwa “GMPI sebagai organisasi sayap PPP sekaligus organisasi kepemudaan, punya cara sendiri mempopulerkan GMPI dan PPP sehingga elektabilitas PPP meningkat dan diterima di klangan anak muda,” terangnya.

Selanjutnya, Ketua PJS DPW PPP Provinsi Jawa Barat H. Pepep Saepul Hidayat, S.Ikom,. M.Ip menyampaikan arahannya. “Seluruh Kader GMPI baik PW maupun PC harus jadi generasi yang mampu membaca peluang, menyusun strategi dan mampu berdaya saing dalam menghadapi tantangan demi kemaslahatan ummat” ucapnya.

Dalam sejarah peradaban bangsa, sambung Pepep, pemuda adalah aset bangsa yang sangat mahal dan tidak ternilai harganya. Pemuda adalah tonggak  bagi kemajuan dan pembangunan bangsa. Generasi muda menjadi komponen penting  yang perlu dilibatkan dalam pembangunan sebuah bangsa. “Hal ini dikarenakan generasi muda  memiliki fisik yang kuat, pengetahuan yang baru, inovatif dan juga memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi. Tanpa adanya peran pemuda sebuah bangsa akan sulit mengalami perubahan,” tuturnya.

Sementara, Sekjen PW GMPI Jawa Barat, yang akrab dipanggil Kang Abay menyapaikan harapan atas peringatan harlah GMPI ke 29. “Saya berharap kegiatan ini menjadi momen menyadarkan diri generasi milenial bahwa mereka sebagai generasi masa kini yang harus siap mewarnai dengan inovasi dan narasi untuk membangun negeri bersama GMPI”

Menurutnya, generasi milenial intelektual yang masih duduk di dunia kampus bisa ikut bergabung dengan GMPI untuk bersama-sama membangun negeri. Pernyataan sekjen tersebut disambut dengan ungkapan bijak bendum GMPI. “Lahirnya inovasi karena konsumsi terpenuhi, tanpa konsumsi jadi salatri, kader GMPI mari diskusi sambil ngopi” ringkasnya. (Nana GIN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *