Masyarakat Palas Jaya Keluhkan Ruas Jalan Yang Hancur Hingga Kini Blum Dapat Tanggapan

 44 total views,  1 views today

Palas Lampung Selatan – Masyarakat Desa Palasjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengeluhkan ruas jalan poros desa setempat rusak parah. Kondisi ruas jalan Palasjaya-Pulautengah itu makin memperhatinkan saat datang hujan, seperti Rabu sore, 7 Desember 2022.

Read More

Berdasarkan pantauan tim awak media Kamis, 8 Desember 2022, jalur penghubung antardesa itu terlihat rusak mulai awal pertama masuk Desa Palasjaya hingga Pulautengah. Sepanjang jalan sekitar 1 kilometer dipenuhi kubangan air.

Hadi, warga Desa Palasjaya, mengatakan masyarakat setempat sudah puluhan tahun merasakan kerusakan jalan tersebut. Kondisi kerusakan diperparah ketika turun hujan deras.

“Seingat saya kerusakan sejak tahun 2000an, mas. Kalau turun hujan sudah dipastikan dipenuhi kubangan air. Jelas, transportasi masyarakat menjadi terhambat,” kata dia, kemarin.

Hadi mengatakan kerusakan jalan tersebut dinilai mempengaruhi harga jual hasil pertanian. Sebab, mobilisasi angkut hasil pertanian terhambat dengan banyaknya lubang dan gelombang pada badan jalan.

“Ruas jalan Palasjaya-Pulautengah ini sangat dibutuhkan saat musim panen raya. Dengan jalan rusak, harga ongkoa angkut hasil pertanian juga mahal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Palasjaya, Sugiarto mengaku pihaknya sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan ruas jalan tersebut. Namun, hingga kini belum terealisasi ucapnya.

“Setiap tahun kami usulkan melalui Musrenbang Desa hingga Kecamatan.Harapan kami tahun depan ruas jalan ini bisa diperbaiki,” kata dia.

Terpisah, Ketua Fraksi Partai PDI Perjuangan sekaligus Anggota DPRD Lamsel dari Komisi III, Suhar Pujianto mengaku ia siap mengawal perbaikan ruas Jalan Desa Palasjaya-Pulautengah pada 2023. Apalagi ruas jalan itu akses utama desa setempat untuk angkut hasil pertanian.

“Insyaallah, kami akan perjuangkan dan usulkan perbaikan pada 2023 melalui anggaran APBD murni. Memang ruas jalan ini sudah sangat memprihatikan,” kata dia. (SYA-didi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *