“Aktifis Peduli Masyarakat Kabupaten Pati, Yayak Gundul Dorong APH & Instansi Jawa Tengah Tindak Lanjuti Penyelewengan Anggaran Dana di Kab. Pati ?!”

 124 total views

Pati – Jateng.
Global Investigasinews.Com

Read More

Yayak Gundul sebagai Aktifis dan Ormas Peduli Masyarakat Kab Pati mendorong APH(Aparat Penegak Hukum) dan Instansi Jawa Tengah untuk segera menindak lanjuti surat yang di layangkan oleh team awak media (Kabiro Global Investigasinews.Com) terkait dugaan penyelewengan anggaran dana yang terjadi di Desa Karaban Kab. Pati Jawa Tengah.

Dengan hal itu, Yayak Gundul berupaya untuk suatu keterbukaan publik kepada warga masyarakat agar semua jelas dan kabar tidak simpang siur.

“Disisi lain, warga masyarakat biar mengetahui kejelasan sangsi apa yang akan di dapatkan dari Oknum Pejabat yang melakukan Korupsi ataupun warga sendiri jika melakukan kesalahan.” tambah yayak Gundul kepada awak media.

“Karena Hukum wajib dipatuhi dan dijunjung tinggi demi untuk melindungi kepentingan masyarakat, dan hak-hak warga Negara serta melindungi kepentingan bangsa dan negara.

“Jadi, jangan di buat-buat orang yang salah menjadi benar dan orang yang benar menjadi salah.

Lanjut Yayak Gundul menerangkan” UU Pemberantasan Korupsi mengamanatkan pengembalian kerugian negara tak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana. Tak menghukum koruptor yang mengkorupsi di bawah Rp 50 juta juga bisa memasifkan ”petty corruption”.

Sebagaimana ditegaskan dalam pasal 4 Undang-Undang no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak Pidana Korupsi yang menyatakan, bahwa pengembalian kerugian keuangan Negara atau perekonomian Negara tidak menghapus dipidananya pelaku tindak pidana korupsi.Sebagaimana di maksud Pasal 2 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Maka dari itu, saya sebagai Aktifis dan Ormas Peduli Masyarakat Kab Pati Yayak Gundul meminta dengan bersungguh-sungguh kepada APH dan Instansi yang berada di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah untuk menangani surat yang di layangkan kemarin lalu biar jelas dan di percaya karena Pers penyambung lidah masyarakat. Dan mengetahui tindakan apa dan putusan apa yang akan di dapatkan nantinya.

Peribahasa Jawa “yen wani aja wedi-wedi, yen wedi aja wani-wani” ( kalau berani jangan takut-takut, kalau takut jangan sok berani ) “. Pungkasnya..

Bersambung……
( arie Global)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *