DPRD Kab. Pangandaran Paripurnakan Tentang Pendapat Bupati Terhadap 4 Buah Raperda

 37 total views,  1 views today

GlobalinvestigasiNews.com – DPRD Kabupaten Pangandaran menggelar Sidang Rapat Paripurna tentang Pendapat Bupati Pangandaran, terhadap empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kabupaten Pangandaran tahun 2022, yang langsung digelar di gedung rapat paripurna DPRD, pada Senin, 6 Juni 2022.

Read More

Miftah Farid selaku perwakilan dari Fraksi Persatuan menyampaikan, bahwa Perda merupakan landasan dan instrumen yuridis yang penting dan strategis bagi pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah yang goal-nya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebuah Perda tidak hanya berfungsi untuk mengatur masyarakat namun juga memiliki fungsi strategis lain yaitu memberikan perlindungan terhadap hak-hak rakyat dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Setelah mencermati dan menyimak pandangan Bupati Pangandaran atas Raperda inisiatif DPRD Kabupaten pangandaran tentang : 1. Perubahan atas Peraturan Daerah nomor 9 tahun 2018 tentang badan permusyawaratan desa;

Pengelolaan dan penyelenggaraan tempat pelelangan ikan;
Penyelenggaraan sistem drainase; dan
Fasilitas penyelenggaraan pesantren, maka kami, fraksi persatuan mengapresiasi setinggi-tingginya atas pandangan dan pendapat bupati yang telah menyetujui Raperda inisitaif DPRD untuk dijadikan agenda penting dan dibahas bersama antara bupati beserta DPRD Kabupaten Pangandaran.
Hal ini tentunya akan mendukung jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Pangandaran sebagaimana yang diamanatkan UUD 1945 serta Undang – undang nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Dengan adanya sinergitas antara legislatif dan eksekutif ini merupakan cerminan pengamalan nilai demokrasi dalam pemerintahan di Kabupaten Pangandaran yang tentunya dengan sinergisitas ini menjadi modal berharga untuk terwujudnya pemerintahan yang bersih dan menjadi pemantik pesatnya pembangunan di Kabupaten Pangandaran.

Terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, gemah ripah, repeh, rapih yang hulunya menjadikan Kabupaten Pangandaran menjadi daerah baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur yang diridhoi dan dirahmati allah,” kata Miftah.

“Pimpinan dan Rapat Dewan yang terhormat, demikian jawaban fraksi persatuan ini kami sampaikan, dan atas perhatian hadirin sekalian kami ucapkan terima kasih,” sebutnya. (Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *