“Pekerjaan Pemasangan Saluran/U’dith Perumahan Purati Dipertanyakan Warga ?!”

Loading

Kota Tangerang-Globalinvestigasi News.Com-
Proyek pekerjaan pemasangan u-ditch di Kelurahan alam jaya,Kecamatan jati uwung ,Kota Tangerang, Jalan Perumahan purati RT 002,003 RW 008, menjadi sorotan masyarakat.

Read More

Padahal Proyek pekerjaan pemasangan u-ditch tersebut diduga menjadi ajang mamfaat untuk meraup keuntungan yang besar hingga mengabaikan kwalitas pekerjaan,”demikian menurut salah seorang warga Purati.

Anggaran yang di gelontorkan Suku Dinas PUPR Kota Tangerang (PEMKOT) sangat fantastic, namun pekerjaan kontraktor sepertinya asal jadi.

Padahal proyek tersebut guna untuk mencegah terjadinya banjir akibat saluran tidak lancar dan menjadi presedent buruk di Kota Tangerang .

Pekerjaan dilapangan (shop drawing) mestinya menggunakan patok tengah bouwplank elevasinya, untuk penggalian tanah dengan menggunakan alat berat seperti backhoe atau excavator.

Hanya saja sejumlah pemasangan u-ditch pada saat penggalian tanah elevasi kemiringan u-ditch, asal jadi diduga akibat lemahnya pengawasan dari Suku Dinas maupun konsultan pengawasan dilapangan.

Yang terjadi, sebagian besar kegiatan pekerjaan saluran yang dianggarkan Suku Dinas, tidak wajar dan tidak menggunakan lantai kerja.

Hasil investigasi dan penelusuran dilapangan, disinyalir pelaksanaan pekerjaan:

tidak menggunakan Lantai Kerja .
tidak dilakukannya pengurugan dengan Pasir Urug darat T=5 cm. melainkan langsung dipasang u-ditchnya, tampak terlihat sejumlahnya u-ditch yang terpasang tidak rata dan bergelombang.
Untuk pekerjaan penggunaan adukan semen T= 5 cm dengan kualitas mutu beton standar K-125 atau BO tidak dilaksanakan sesudah itu dilakukan pemasangan u-ditch. Fakta dilapangan yang terjadi justru u-ditchnya langsung dipasang.
Tidak hanya itu, pada saat pemasangan saluran u-ditch, proses cor lantai kerja minimal sehari sesudahnya dengan target pemasangan untuk tiap harinya rata-rata sekitar 6 buah u-ditch atau sekitar panjang 7 meter lari

Lantai kerja bertujuan untuk mengontrol elevasi dengan permukaan saluran drainase dilapangan.Tidak ditemukannya pemakaian cover u ditch, agar tidak bergeser ke bagian kiri ataupun kebagian kanan oleh desakan tanah setelah pengurugan kembali harus melakukan pengelasan pada plat penyambung antara beton pracetak u-ditch.

Menanggapi hal tersebut, Pak Odang selaku warga setempat bingung dengan kinerja rekanan yang di duga asal jadi dan bahkan tampak u-ditch tidak saling mengunci tampak celah maupun rongga.

Kondisi pemasangan u-ditch yang diduga asal jadi hingga tidak menggunakan lantai kerja. Lantas bagaimana mencari elevasi kemiringan dengan kondisi air yang tergenang?” tegas odang.

Untuk mengisi rongga antara u-ditch dengan dinding saluran, tampak terlihat pelaksana menggunakan puing bekas galian bekas saluran. Apabila uditchnya dialiri air, maka air dapat dengan lancar mengalir,” ujarnya.

“Yang terjadi dilapangan diduga tidak dilakukan penandaan elevasi galian tanah pada media patok, agar posisi galian tidak berubah melainkan asal jadi, tampak sejumlah pemasangan u-ditch tidak rata dan nak tidak saling mengunci,” tutup Odang.

Hingga berita ini diturunkan, Mandor /Pelaksana pekerjaan , Adi tidak meresponnya.Padahal sudah diperyanyak lewat aplikasi WhatsApp miliknya.jumat.(6/10/2023).

Hal yang sama juga pemilik CV Kontraktor belum terkonfirmasi.

(Ronny)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *