SOPIR BUS PO. WIDJI TERANCAM HUKUMAN 9 TAHUN PENJARA DI KABUPATEN REMBANG

Loading

Rembang_Global INews – Pengemudi Bus PO Widji Lestari inisial JM (49), warga Kabupaten Gresik Jawa Timur di tetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan lalu lintas oleh Polres Rembang.

Read More

Sopir bus Widji inisial JM sebelumnya terlibat kecelakaan di jalan pantura Rembang tepatnya di pertigaan traffic light arah RSUD dr. R. Soetrasno Sabtu,$9
/9/2023) , dan mengakibatkan seorang warga Rembang meninggal Dunia.

Kapolres Rembang, AKBP Suryadi dalam press release di Satlantas Jum’at (13/10/23) menyampaikan tersangka pengemudi bus PO Widji di tetapkan sebagai penyebab kematian seorang pengendara sepeda motor dan akan di proses hukum tegas, untuk sekaligus memberikan peringatan kepada pengendara kendaraan agar tidak ugal-ugalan di jalan.

Penanganan perkara saat ini masih menunggu berkas penyidikan lengkap (P21). Tersangka disangkakan pasal 310 ayat 4 UU lalu lintas dan angkutan jalan no 22 tahun 2009, dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

“Tersangka akan kami tindak tegas agar jadi peringatan juga untuk pengguna kendaraan yang lain. Semoga berkasnya segera lengkap (P21),” terang Kapolres.

AKBP Suryadi menambahkan, tersangka JM juga merupakan seorang residivis kasus penggelapan barang muatan pada tahun 2008. Bahkan ketika ditahan tersangka sempat melarikan diri.

“Melihat track record tersangka kami semakin yakin untuk menindak tegas. Semoga ini bisa memberikan pelajaran sekaligus pembinaan bagi mental tersangka,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, kronologi kecelakaan bus Widji Lestari bermula saat kendaraan yang dikemudikan oleh JM itu melaju dari arah Barat (Semarang) ke Timur (Surabaya). Sesampainya di traffic light, lampu menyala merah tanda berhenti.

Namun disaat bersamaan, traffic light ke arah RSUD dr. R. Soetrasno menyala hijau, sehingga sejumlah kendaraan yang akan belok ke kanan pun berjalan.

Mencoba menerobos lampu merah, bus Widji Lestari justru mengambil jalur kanan dan menabrak sepeda motor Honda Beat, yang dikendarai DA (46) warga Desa Mondoteko Kecamatan Rembang.

Akibatnya, DA mengalami fraktur bahu, tangan kanan hingga rusuk. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun sayang nyawanya tidak tertolong. ( GINBdi )

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *