“Terungkapnya Fakta Dugaan Perselingkuhan Istri Dengan Sekdes Leberia, Suami Depresi Nekat Tenggak Minum Racun Serangga ?!”

 519 total views

Seorang Sekretaris Desa (SEKDES) berinisial RZ diduga menjalin hubungan terlarang dengan UH oknum guru honor sekolah dasar (SD) 106206 Sidodadi Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai,(07/12/2023)

Read More

Pejabat pemerintahan desa seharusnya menjadi panutan masyarakat bukan malah memberi contoh yang tak baik kepada warganya.

Semenjak AH mencurigai istrinya telah selingkuh dengan seorang pria yang bertugas sebagai sekertaris desa mencoba tetap sabar demi mempertahankan rumah tangganya tetap baik namun tidak membuahkan hasil.

Tidak sampai disitu langkah keluarga yg sudah memediasikan agar rumah tangga AH dan UH tetap baik bahkan pihak keluarga juga memanggil RZ orang yang diduga menganggu rumah tangga AH keluarga hanya meminta bahkan memohon agar RZ dan UH untuk tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama.

Setelah di mediasikan keluarga AH dan UH bukanya mereka menghentikan hubungan gelap itu keduanya malah tetap melanjutkan cinta gelap mereka hingga AH mengambil sikap untuk nekat tenggak racun serangga.

Berita yg sempat menghebohkan warga teluk mengkudu pasalnya AH warga Dusun VI Draul Aman Desa Sei Buluh Nekat Tenggak Minum Racun Serangga.

Kejadian ini bermula karna perselingkuhan istri AH dengan RZ membuat AH depresi tekanan batin karna perselingkuhan istrinya dengan sekdes sehingga nekat tenggak racun serangga.

AH kedapatan istri nekat tenggak racun serangga AH sempat mendapatkan pertolongan medis rumah sakit Sultan Sulaiman karna kondisinya memburuk AH dirujuk ke rumah sakit Bina Kasih Medan Sunggal Satu hari dirawat disana AH meninggal dunia tanggal 1 September 2023.

Saat awak media datang kerumah keluarga AH dikediamannya membenarkan meninggal dunia karna meminum racun serangga karna pada saat dirumah sakit Sultan Sulaiman mulut AH mengeluarkan bau tak sedap dan merasa kurang puas keluarga AH bertanya dengan team Dokter/Medis yang memberi pertolongan kepada AH membenarkan kalau ada cairan yang diduga seperti racun dilambungnya dari itu dokter dan team medis rumah sakit berupaya mengeluarkan cairan itu dengan cara disedot.

Pada tanggal 30 agustus 2023 saya mendapat kabar melalui telpon kalau AH sedang terbaring lemah dan mendapatkan pertolongan di IGD rumah sakit saya datang dan melihat kondisinya bahkan saya mencium mulut AH mengeluarkan bau tak sedap karna penasaran dengan bau dimulutnya saya bertanya dengan dokter yang menolong AH pada saat itu menyampaikan ada cairan seperti racun di lambung makanya mereka berupaya mengeluarkan racun itu,”Pungkas Razak saat di datangi media

Awak media kembali mencoba pertanyakan kenapa pihak keluarga tidak melaporkan kematian AH itu ke pihak polisian alasan keluarga hanya menjawab sudah ikhlas.

Kami yakin hukum tuhan itu adil seadilnya AH sudah tenang di alam sana biarkan tangan tuhan yg membalasnya,”Ujar Razak dengan nada sedih

Dalam kesempatan yang sama awak media mencoba konfirmasi langsung kepada RZ dikantor desa namun RZ tidak berada ditempat tidak putus asa awak media kembali mencoba konfirmasi dan menghubungi melalui WhatsApp (WA) RZ menjawab kalau itu tidak benar kami hanya sebatas teman dan tidak mengakui perselingkuhan itu.

Kami hanya sebatas teman dan saya komunikasi sama UH soal hutang bukan kami menjalin hubungan terlarang informasi selingkuh itu tidak benar orang banyak yang menambahi gosip tentang saya”Ujar RZ menjelaskan saat ditelpon media

Namun setelah awak media melakukan konfirmasi via telpon RZ sekretaris desa liberia langsung memblokir whatsApp wartawan dan sangat disayangkan dengan sikap RZ itu kepada media seolah-olah takut media konfirmasi dan pertanyakan lagi soal perselingkuhan itu.

Atas sikap RZ yang terkesan tidak bersalah awak media langsung konfirmasikan dan melaporkan kepada Camat Teluk Mengkudu Rizki Abdullah Nasution.S.STP, M.S.P namun sampai berita ini diterbitkan camat teluk mengkudu tidak merespon,”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *