Bupati Dadang Supriatna Resmikan RSUD Bedas Tegalluar dan RSUD Bedas Arjasari

 48 total views

Resmikan Enam Proyek Fisik Sekaligus, Bupati : Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Read More

Kang DS Ingin Bangun Lagi Enam RSUD dan Perguruan Tinggi

KAB BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan dua buah rumah sakit sekaligus, Senin (12/2/2024). Dua rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bedas Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan RSUD Bedas Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.

Selain meresmikan dua RSUD, Dadang Supriatna juga meresmikan beberapa proyek strategis lainnya yaitu meresmikan Puskesmas Ranca Malaka Endah, Jembatan Cidurian, Jembatan Rancamanyar, dan meresmikan SMP 4 Baleendah.

Bupati Dadang Supriatna mengaku sangat bersyukur dan gembira karena rumah sakit yang dicita-citakannya sejak beberapa tahun lalu akhirnya dapat dirampungkan dengan cepat. Ia mengaku sangat berbangga hati dapat meresmikan RSUD Bedas Tegalluar tersebut.

“RSUD Bedas Tegalluar ini adalah salah satu mimpi saya sejak jadi kepala desa Tegalluar. Saya persembahkan rumah sakit ini untuk masyarakat Bojongsoang dan sekitarnya. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dadang Supriatna, saat peresmian, Senin (12/2/2024).

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu berharap kehadiran RSUD Bedas Bojongsoang tersebut dapat lebih mendekatkan masyarakat Bojongsoang dan sekitarnya dalam memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pria yang akrab disapa Kang DS, mengingat kenangan ketika dirinya menjabat Kepala Desa Tegalluar saat berusia 26 tahun. Menurutnya, dahulu masyarakat di wilayah Bojongsoang terutama Tegalluar seringkali kesulitan ketika hendak membawa masyarakat yang sakit dan harus dirawat.

“Dulu saya punya mimpi ingin memuliakan ulama. Alhamdulillah tercapai. Ingin punya anak seorang dokter dan ingin membangun rumah sakit di Tegalluar. Alhamdulillah sekarang semuanya bisa terwujud setelah saya jadi Bupati,” ujar Kang DS.

RSUD Bedas Tegalluar dan RSUD Bedas Arjasari merupakan empat rumah sakit yang telah dibangun dan diresmikan Bupati Dadang Supriatna selama dua tahun 9 bulan menjabat Bupati Bandung.

Ia berharap satu rumah sakit lagi yang tengah dibangun yakni RSUD Bedas Pacira, dapat segera dirampungkan agar segera dapat dinikmati oleh masyarakat di wilayah Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali.

“Dengan penduduk Kabupaten Bandung yang 3,7 juta jiwa, kami baru punya tujuh rumah sakit ditambah lima RSUD baru. Ini masih kurang. Saya bercita-cita ingin membangun enam rumah sakit lagi, salah satunya di Cimenyan. Di sana sangat membutuhkan,” tutur Bupati.

Kang DS juga meminta Kepala Dinas Kesehatan dan para Dirut RSUD agar segera melengkapi alat kesehatan (alkes) dan sarana prasarana rumah sakit mulai dari pelayanan rawat jalan/poliklinik, pelayanan rawat inap, instalasi gawat darurat (NICU, PICU, dan ICU), pelayanan ibu dan anak, radiologi pelayanan farmasi dan pelayanan gizi.

Selain itu, Bupati mewanti-wanti agar tiap rumah sakit dapat memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada para pasien.

“Jika ada perawat atau dokter yang judes dan tidak melayani dengan baik, laporkan ke saya. Saya pindahkan kalau ada nakes (tenaga kesehatan) yang seperti itu. Tolong perhatikan Kadinkes dan para Dirut RSud,” tegas Dadang Supriatna.

Bupati menegaskan pembangunan RSUD serta proyek strategis seperti pembangunan jembatan dan puskesmas yang baru diresmikannya merupakan komitmennya terhadap masyarakat Kabupaten Bandung untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkualitas bagi seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengintruksikan Kepala Dinas PUPR untuk mempercepat pembangunan berbagai proyek yang saat ini tengah dilaksanakan, diantaranya pembangunan Jembatan Cikeruh di Tegalluar. Sebab, jembatan itu sangat vital karena menghubungkan Ciparay, Solokanjeruk dan Bojongsoang.

Melalui kehadiran berbagai fasilitas fisik yang baru diresmikannya, Dadang Supriatna berharap masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, memudahkan akses pendidikan, lalu lintas dan perekonomian masyarakat.

“Insya Allah saya tidak akan berhenti memberikan manfaat untuk masyarakat. Untuk mengatasi banjir, saya berencana akan membangun enam buah danau. Saya juga ingin membangun perguruan tinggi,” ungkap Bupati Bedas.(**)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *