“Apotek RF 3 Diduga Tidak Mengantongi Izin Dan Tidak Ada Pelayanan Apoteker ?!”

 64 total views

Lebak – Global Investigasi News.com

Read More

Keberadaan Apotek di Wilayah Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten, kini menjadi sorotan awak media Cetak & Online Global Investigasi News dan media online lainnya, lantaran terpantau disalah satu apotek yang sudah beroperasi diduga belum memiliki Surat Izin dari Dinas terkait, dan terlihat tidak ada pelayanan Apoteker atau Asisten Apoteker ??.

Perlu diketahui bersama bahwa pentingnya keberadaan apoteker guna memeriksa keabsahan dan kesesuaian resep yang diberikan oleh Dokter sebelum melakukan Dispensing untuk mencegah kesalahan dalam pengunaan obat.

Yakni, salah satunya Apotek RF 3, diduga belum mengantongi izin, apotek tersebut yang berlokasi Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak.

Saat dikonfirmasi salah seorang pelayan pembelian obat tersebut yang berinisial AM, mengatakan. “Kalau mau bertemu dengan Apoteker atau Asisten Apoteker, silahkan langsung konsultasinya dengan pemilik apoteknya Pak “R”, yang di apotek B,” jelasnya AM.

Awak Media Cetak & Online global investasi news.com mencoba mendatangi Apotek RiF 2, yang berada di wilayah Kecamatan Bayah, salah satu pelayanan pembelian obat mengatakan.”Pak R-nya lagi tidak ada, paling langsung saja komunikasi dengan Pengacara (Lawyer) Apotek R nanti saya hubungi,” kata seorang pelayan pembelian obat Apotek RF 2. Kamis (16/05/24).

Setelah tersambung melalui telpon milik salah seorang pejaga toko obat tersebut, DN, yang mengaku selaku orang tua pemilik Apotek RF 3 itu, dan ia juga mengaku sebagai salah satu timnya. Saat dikonfirmasi menyampaikan.

“Untuk mengenai izin apotek RF 3 yang di wilayah Kecamatan Cilograng, lagi dalam proses dan tidak harus ketemu Pak “R” karena saya juga sama saja sebagai orang tuanya dan timenya. Kalau soal Apoteker jangan membahas satu Apotek R saja, mungkin se-Kabupaten Lebak tidak ada Apotekernya.

Dan Apoteker untuk di Apotek RF 3, sudah berjalan 2 tahun kurang lebih, dan sekarang lagi menunggu proses pergantian yang dulu yaitu Pak DT dari Bekasi, yang akan digantikan kalau tidak salah atas nama CT, saya lupa lagi namanya, karena waktu itu anak saya yang urus.

“Kalau mau membahas soal izin apotek kita bahas di Dinas, agar semua apotek di tata oleh Dinas yang ada di Kabupaten Lebak ini. karena banyak yang lain apotek bodong, kalau punya saya ada yang bertanggungjawab yaitu Pak Haji E, bagian Gudang Farmasi Dinas Kesehatan, dan saya hanya selaku pelaksana kalau urusan wewenang itu urusan Pak Haji E” pungkasnya DN. Via telpon Kamis 16/5/2024.

Sampai berita ini diterbitkan, atas adanya dugaan salah satu apotek yang diduga belum mengantongi izin, dan tidak terlihat pelayanan Apoteker atau Asisten Apoteker, awak Media Cetak & Online Global Investigasi News masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bersangkutan, khususnya ke Pemerintahan terkait di Kabupaten Lebak Provinsi Banten. *** Bersambung

(Hen) – Photo : Ilustrasi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *