Yerri Ketua LSM WGAB: “Kami Minta Penyidik Polda Papua Segera Usut Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan Oleh Oknum Pengusaha Berinisial (FT) ?!”

 131 total views

Senin 27 Mei 2024

Read More

Jayapura,globalinvestigasinews.com – Dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum pengusaha kayu berinisial (FT) lewat komunikasi pesan whatssap, Minggu (26/05) pukul 11:29 WIT, kepada rekan atau mantan pengusaha kayu industri bernama Daniel Gerden yang mana dimaksudkan ditujukan kepada Pimred Media Kabar Daerah.com Perwakilan Papua, tanpa disadari telah menciderai profesi wartawan diseluruh Nusantara.

Lantas menanggapinya, Ketua LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Papua, Yerri Basri Mak, SH,MH, kepada media Global Investigasi News.com Senin pagi (27/5) meminta kepada Penyidik Polda Papua agar segera melakukan penelusuran terkait dugaan pelecehan yang dilakukan oleh (FT) kepada seluruh Insan Pers di Tanah Air, meskipun hanya sebatas pesan tertulis namun yang bersangkutan wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya didepan hukum.

” Saya setelah membaca berita ini saya ikut geram, karena dalam pesannya itu saya lihat FT ini menyinggung semua wartawan. Inikan otomatis FT ini sudah berasumsi negatif terhadap profesionalitas wartawan dan telah semena-menanya melabeli tugas wartawan dalam mengakses informasi. Kesimpulannya, si FT ini bilang wartawan kalau ngga dikasih uang pasti nulis berita yang ada sangkut paut dengan pekerjaannya sebagai pengusaha kayu. Kalau dikasih pasti ngga bakal ditulis dan dimuat,” ujar Yerri.

Perlu diketahui kalau oknum yang merendahkan profesi para Jurnalis ini merupakan pekerja disebuah perusahan yang bergulat dibidang perkayuan, sebut saja PT. CROWN PASIFIK ABADI dan dikabarkan merupakan orang berpengaruh diperusahan tersebut.

Yerri juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mantan pengusaha kayu, Daniel Garden karena telah merespon Chat WA (FT) dengan mengirim pesan balasan kepada wartawan media kabardaerah.com untuk diketahui.

” Kami berterima kasih kepada pak Daniel Garden, karena hal ini bagi FT beliau berpikir tidak akan dibesarkan dan tidak mungkin disebarkan oleh karena pertemanan mereka, namun sebaliknya. Ini kami apresiasi sekali, sebab jika beliau DG diamkan maka tanpa sadar seluruh wartawan di Indonesia bisa dipandang sebelah mata karena pengaruh negatif yang disalurkan oleh FT dalam menghasut dan mempengaruhi seseorang,” tutur dia.

Lelaki paruh baya inipun meminta dukungan dari seluruh rekan-rekan Media setanah air untuk menjadikan berita pelecehan profesi Jurnalis ini sebagai Trending topic yang harus di expos kontinu sampai mendapat tanggapan hukum Polda Papua atas perbuatan yang dilakukan oknum karyawan PT. CROWN PASIFIK ABADI terhadap pekerjaan wartawan, demi memberikan efek jerah agar yang bersangkutan tidak lagi mengulang perbuatannya dikemudian hari.

Ia juga berpesan kepada Media Kabar Daerah.com agar tetap eksis mengekspos berita terkait praktek-praktek ilegal loging yang masih marak terjadi di Papua, khususnya di Kabupaten Keerom, Sarmi dan Kabupaten Jayapura, sambil memberikan edukasi didalamnya tentang betapa pentingnya pelestarian hutan sebagai paru paru dunia dan tempat bermukim bagi Flora dan Fauna, sebagaimana yang selama ini Kabar Daerah.com beritakan.

Mengakhirinya, Ketua LSM berharap agar secepatnya kasus pelecehan profesi wartawan ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian Polda Papua demi pemulihan nama baik seluruh wartawan di Indonesia yang telah tersakiti meskipun hanya sebatas pesan whatssap yang dilayangkan. (Nando)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *