Tidak Ada Kejelasan atau Balasan Surat Dari DLH Kabupaten Batang, SHI Ancam Lapor ke Gakkum

Loading

Terkesan Lambat dan kurang tanggap atau respon baik dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang dalam pelayanan publik tentang adanya aduan masyarakat terkait pencemaran sungai dari limbah cair yang diduga berasal dari salah satu PT Industri di wilayah Kabupaten Batang di buang ke aliran sungai Depok dan mengakibatkan beberapa petani mengeluh.

Read More

Dari keluhan para petani akhirnya dari Pegiat Lingkungan Sahabat Hijau Indonesia mencoba melayangkan surat aduan klarifikasi pada 24 April 2024 ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, namun hingga sekarang belum ada balasan surat.

Dari pengiriman surat sampai dengan saat ini diperkirakan sudah sekitar satu bulan lebih sehingga Sahabat Hijau Indonesia menduga serta mencurigai adanya permainan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang dengan PT Industri tersebut.

Seperti yang di terangkan oleh Trisno selaku ketua dari Sahabat Hijau Indonesia kepada media Faktual.Net pada Sabtu (1/5/2024) di kediamannya menyampaikan bahwa memang benar dirinya telah mengirimkan surat aduan kepada DLH Kabupaten Batang tentang adanya Limbah cair yang di duga berasal dari salah satu PT Industri di kabupaten Batang yang mencemari air sungai Depok yang di keluhkan para petani.

“Sudah 1 bulan lebih saya melayang kan surat ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang, namun saat ini sama sekali tidak ada balasan surat, kalau memang surat tidak ada respon baik, kami dari Sahabat Hijau Indonesia akan melangkah ke Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum) secepatnya,” terang trisno kepada awak media Faktual.Net.

Hingga saat ini Sahabat Hijau Indonesia (SHI) masih menunggu jawaban dari DLH tentang aduan dan klarifikasi yang telah di kirimkannya, yaitu menyangkut adanya dugaan pencemaran pada aliran air sungai Depok berupa limbah cair yang diduga berasal dari salah satu perusahaan Industri PT Sukorintex di wilayah Batang.

Ketua SHI Trisno menuturkan, pelayanan publik dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang dirasa kurang profesional dan tanggap tentang pelayanan pengaduan masyarakat.

“Semoga Kedepan, DLH bisa lebih baik lagi dan tanggap dengan pengaduan masyarakat,” pungkasnya.Rus

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *