“Diduga Ada Oknum Membekingi Lokasi Peti di Cileungsir yang Dibuka Kembali ?!”

Loading

Lebak Global investigasi new,

Read More

Kegiatan pertambangan emas tanpa ijin ( PETI) yang berlokasi di Kampung Cilengsir, Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak – Banten, di duga marak gurandil yang mengolah batu yang mengandung kadar emas dengan menggunakan air raksa ( Mercuri ) atau juga yang biasa di sebut kuik.

Dalam hal ini sudah kita ketahui bahwa kegiatan peti yang ada di kampung cilengsir Desa cikemunding Sudah ditutup beberapa waktu yang lalu.

Dari hasil investigasi awak media , bahwa menurut D lokasi Pertambangan emas tanpa ijin ( PetI) yang ada di kampung Cilengsir sudah ada kegiatan lagi atau dibuka kembali karena menurut D sudah beres dengan pihak tertentu sehingga masyarakat berani ber aktifitas lagi .

” Ya Kang, akibat maraknya lobang Peti di Curug Bandung blok Ci Dolog, peredaran air raksa atau kuik dan bahkan Cianida juga yang nantinya marak di pakai untuk mengurai batu atau lumpur yang berkadar emas,” ujar Aa lagi.

Keadaan ini jelas akan menimbulkan yang tidak bagus bagi kesehatan warga, apalagi bagi anak anak kecil,” pungkasnya.

Menurut Aan Raifudin dari ormas jawara Banten Bersatu , apalabila lokasi ini peti sudah di tutup tapi dibuka kembali dan di duga ada yang membekingi saya minta APH supaya turun tangan untuk menproses hal ini.

Saat awak media ini melakukan cek n ricek, terlihat puluhan lobang peti berjejer di bawah irigasi pertanian dan juga pemukiman warga. Dan ada juga saung pengolahan emas ( Saung gulundung -red ) dan gebosan tempat pemurnian emas di pinggir jalan di pemukiman warga.

Hal ini jelas akan menimbulkan dampak terhadap kesehatan, dan ini perlu adanya penindakan dari pihak pemerintah terkait juga dari Aparat Penegak Hukum ( APH ), jangan tutup mata, karena dampak sudah pasti mengancam bagi kesehatan masyarakat.

Awak media masih melakukan observasi, ada beberapa nama pengelola lobang yang arogan, sepertinya pasang badan, se olah olah usaha mereka itu legal. ( WG)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *