Jemaah Memadati Sholat Idul Adha di Masjid Miftahul Qulub Desa Bunkate.

 172 total views

Lombok Tengah Globalinvestigasinews Com – Kurang lebih satu Ribuan para jemaah baik laki laki, perempuan, maupun anak anak dari Desa Bunkate maupun dari luar Desa Bunkate, Memadati Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 Hijriah tahun 2024 M, di Masjid Miftahul Qulub Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) tepat pukul 07.30 Wita.

Read More

Sholat Idul Adha kali ini, bertindak sebagai khotib adalah TGH.Jamaludin dengan tema ceramah tentang Qurban Sebagai Simbol Ketaatan’. Sedangkan yang bertindak sebagai Imam shalat TGH.Jamaludin Senin (17/6/2024)

“Dalam ceramah
Idul Adha TGH.Jamaludin menyampaikan
kita wajib mensyukuri segala nikmat dan karunia yang telah di anugerahkan oleh Allah SWT kepada kita semua, untuk sama-sama melaksanakan ibadah salat Idul Adha secara berjamaah, Sholawat serta salam Semoga senantiasa tercurahkan kehadiran junjungan alam Nabi besar kita, Nabi Muhammad SAW.

Para jamaah haji, saat ini sebagian telah berada di mina untuk menunaikan wajib haji ,yaitu melontar jumrah di jamarat.

“Kemudian beberapa jamaah haji juga sudah mulai berdatangan di Masjidil Haram, Bagaimana yang baru saja telah kita laksanakan bersama dan pada hari ini juga, Allah SWT, mensyariatkan kepada kita, Bagaimana Nabi Ibrahim Alaihissalam yang diberikan gelang Mulia oleh Allah SWT yaitu fadirullah Kekasih Allah SWT.

Perjuangan dan pengorbanan terbesar> beliau, yang kemudian menjadi dasar filosofis ibadah utama, yang dilaksanakan pada hari ini, korban dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT.’ di mana Allah SWT, meminta kepada beliau untuk menyembelih anaknya.

“Idul Adha adalah hari raya umat Islam yang dirayakan untuk memperingati peristiwa kurban’. Peristiwa tersebut berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim yang mengurbankan putranya, Nabi Ismail, sebagai wujud kepatuhannya kepada Allah SWT.

Akan tetapi sebelum Nabi Ibrahim mengurbankan putranya, Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan domba’. Untuk mengenang peristiwa penting tersebut, kaum muslim menjadikan Idul Adha sebagai Hari Raya Kurban.

“Pada hari ini Umat Muslim di Indonesia khususnya jemaah desa Bunkate atau di luar desa Bunkate sama sama merayakan Hari Raya Idul Adha. Pada hari ini pula akan dilakukan ibadah kurban, sebuah ibadah yang tidak hanya memiliki dimensi vertikal, namun juga dimensi sosial.

Idul Adha menanamkan rasa kepedulian sosial kita kepada sesama, dengan berbagi hewan kurban’. Semoga semangat Nabi Ibrahim dan Ismail dapat menjadi teladan bagi kita semua.

“Dengan ungkapan rasa syukur kepada Allah swt, hari ini kita dapat merayakan Idul Adha, dinamakan pula Idul Qurban, ‘Idun Nahr, dan Idul Akbar. Hari raya yang menekankan semangat sosial dan berkorban.’ Di samping menyatakan rasa syukur, juga kita sampaikan permohonan kepada Allah swt semoga segala aktivitas ibadah ini meraih sasarannya, yaitu menjadi bertambah dekat dengan Allah swt, dekat dengan petunjuknya, dengan pertolongannya, dan dekat dengan ridhanya, hasil dari ibadah kurban.

Idul Adha menjelaskan betapa bermaknanya diberikan kesempatan untuk hadir dalam shalat Id. Tidak semata bertemu dengan keluarga, tetangga dan teman yang demikian lama tidak bertegur sapa karena kegiatan.Yang terpenting dari khutbah Idul Adha ini adalah kesempatan meneladani kisah dan pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim sehingga melahirkan generasi terbaik.

Sehingga bisa membawah kita dari alam jahiliyah dan alam kegelapan menuju alam yang terang benderang menuju alam islami”, ucap Haji Jamaludin.(GIN.01)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *