“Ini Kesaksian Sejumlah Tokoh PDI Perjuangan atas Sosok Ansy Lema ?!”

Loading

Kupang,Globalinvestigasi News.Com

Read More

KUPANG – PDI Perjuangan telah menetapkan Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) sebagai bakal calon Gubernur yang akan maju pada kontestasi politik Pilkada 2024 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejumlah tokoh PDI Perjuangan pun memberikan kesaksiannya atas sosok politisi muda yang punya keahlian dalam seni berkomunikasi ini. Semuanya hadir dengan nada memuji dan memberikan dukungan.

“Saya mengenal sosok Ansy Lema sebagai seorang pemimpin muda yang memiliki sejarah yang sangat lengkap, terlibat sebagai tokoh mahasiswa di dalam pergerakan tahun ’98 ketika melawan rezim yang otoriter, dan kemudian terus menggembleng kemampuan,” ungkap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai mengikuti Rakerda di Kota Kupang, NTT, Rabu 10 Juli 2024.

Waktu mahasiswa, Ansy Lema memang aktif di sejumlah organisasi pergerakan prodemokrasi. Dia merupakan salah satu pendiri Forum Kota (Forkot), pernah menjabat sebagai Ketua Senat FISIP Universitas Nasional (Unas) periode 1997-1998, aktif sebagai anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan tercatat sebagai Aktivis 98.

Menurut Hasto, sebagai mantan penyiar di TVRI, kemampuan komunikasi Ansy Lema tak perlu diragukan lagi. Kemampuan komunikasi yang baik ini kemudian semakin lengkap ketika ditambah dengan pehamanan aspek ideologi Pancasila, sistem politik, hingga aspek spriritiual yang juga sama baiknya.

“Sehingga [ditambah] dengan pengalamannya sebagai anggota DPR RI, menjadikan Saudara Ansy Lema punya wawasan nasional dan internasional, punya pengalaman yang sangat lengkap untuk membawa kemajuan NTT dalam posisi geostrategis yang sangat penting dalam cara pandang geopolitik Soekarno, karena NTT berbatasan dengan Australia, harus dipimpin oleh seseorang yang memiliki pemahaman terhadap geopolitik, seseorang yang percaya kepada riset, inovasi, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambah Hasto.

Alasan pengalaman yang kaya itulah, ungkap Hasto, yang membuat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memutuskan memberikan amanat penugasan sebagai calon Gubernur NTT kepada Ansy Lema. Hasto yakin, dengan pengalaman yang dimiliki, Ansy Lema mampu membawa NTT lebih maju.

“Kami mohon doanya kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur agar sejarah yang dulu telah diperjuangkan oleh para tokoh-tokoh bangsa, Bung Karno memiliki sejarah yang sangat penting di Ende, Pak Farns Seda, dan lain-lain, semua membanggakan kita semua, dan kepemimpinan itu akan digelorakan bagi kemajuan NTT oleh Saudara Ansy Lema,” kata Hasto.

Pujian yang sama juga dilontarkan Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional PDI Perjuangan sekaligus Wakil Sekjen Bidang Komunikasi Adian Napitupulu.

Adian mengaku mengenal Ansy sejak masih mahasiswa. Mereka sama-sama pernah aktif di Forkot. Namun setelah lulus S1, mereka sempat berpisah lama, dan bertemu lagi ketika sama-sama menjadi anggota DPR RI dari partai yang juga sama.

“Secara umum, Ansy orang baik, dia jujur, tidak main uang, dan sebagainya. Calon gubernur yang keren, lah. Gak nyesal rakyat NTT kalau milih dia,” ungkapnya.

Sementara senior Ansy, yang juga anggota DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menilai juniornya itu adalah sosok pemimpin muda yang merakyat, mau berkorban, dan siap untuk melayani rakyat.

Menurut Andreas, menjadi pemimpin NTT itu adalah orang yang mau berkorban. Dan yang mau berkorban itu tentu orang yang mempunyai waktu, yang mempunyai sikap, dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang siap untuk melayani.

“Oleh karena itu, pemimpin NTT ke depan, kita pilih yang muda, yang sederhana, yang siap untuk melayani masyarakat NTT, dan itu adalah Ansy Lema,” tegasnya.

Demikian kesaksian sejumlah tokoh PDI Perjuangan atas sosok Ansi Lema sebagai calon Gubernur NTT di Pilkada 2024. Mereka sama-sama berharap Ansy Lema dapat memenangkan hati rakyat untuk membawa NTT ke arah yang lebih maju.

GINEWS COM, Saimin,Ss

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *