Menolak Kadatangan Kapal Pesiar Asal Australia, Ormas Front Pembela Islam (FPI) Bersama LSM Aspirasi Ancam Berunjuk Rasa

  • Whatsapp

 506 total views,  1 views today

Menolak Kadatangan Kapal Pesiar Asal Australia,Ormas Fron Pembela Islam ( FPI ) Bersama LSM Aspirasi Ancam Berunjuk Rasa

Read More

Palopo Global Investigasi News – puluhan ormas dikota Palopo menolak kedatangan kapal pesiar dari Australia kedermaga Tanjung Ringgit kota Palopo

Salah satu diantaranya ormas Front Pembela Islam ( FPI ) Wilayah kota Palopo akan turun melakukan aksi penolakan kapal pesiar asal Australia yang ingin sandar dikota Palopo,

Penolakan tersebut tentunya semua ini demi untuk mengantisipasi masuknya virus Corona yang kini sedang mendunia

Dewan Pimpinan Wilayah FPI Kota Palopo saat dikonfirmasi awak media Ishak Idris,S.kom mengungkapkan jika pemerintah kota Palopo tetap menerima kedatangan turis asal Australia tersebut,maka kami akan turun melakukan aksi secara besar-besaran dikota Palopo

Lanjut pemerintah kota palopo jangan hanya mementingkan pendapatan kota Palopo dengan kehadiran turis tersebut, tanpa harus melihat kondisi masyarakatnya yang bisa saja terancam terinfeksi virus korona .

Apakah pemerintah kota Palopo dapat menjamin bahwa rombongan turis tersebut tidak terjangkit virus korona,tambahnya dengan nada keras

Selain From Pembela Islam,penolakan juga datang dari Ketua Umum LSM Aspirasi, Nasrum Naba didepan awak media,dirinya siap turun kejalan untuk melakukan aksi unjuk rasa secara besar -besaran bersama dengan ormas sekota Palopo

“Jika pemerintah kota Palopo tetap mengizinkan kapal pesiar asal australia sandar di pelabuhan Tanjung Ringgit kota Palopo, maka kami bersama masyarakat kota palopo akan turun melakukan aksi besar-besaran” ,ucapnya

Lanjutnya Jangan korbankan Sejumlah nyawa rakyat terkhusus masyarakat kota Palopo dengan Recehan dan Seremonial yang bersifat pragmatis belaka. Tolak Kapal Pesiar berlabuh di Pelabuhan Tanjung Ringgit, Insya Allah aksi demo akan kami mulai besok jumat 6 Maret 2020 ,Allahu Akbar !!!

Oleh karena itu diharap pihak terkait untuk mempertimbangkan secara matang, terutama oleh pihak Syahbandar Pelabuhan laut tanjung Ringgit agar tidak menjadi sasaran pelampiasan kemarahan masyarakat akibat ketakutannya terhadap Virus Corona.tandasnya mengakhiri perbincangan ( Fredi Suade )

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *