Hj. Hamsiah Iksan Istri Bupati Jeneponto Kunjungi Penderita Gizi Buruk di Rumah Saki Latopas

  • Whatsapp

 195 total views,  1 views today

Jeneponto, Meraknya pemberitaan tentang kasus balita penderita gizi buruk di media sosial (medsos), membuat ketua TP.PKK Jeneponto Hj. Hamsiah Iksan terjun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi pasien, Senin (27/1/2020).

Read More

Didampingi oleh Tim Medis RS. Lanto Daeng Pasewang Jeneponto, Hamsiah iksan meminta agar penanganan khusus kekurangan gizi buruk semacam ini dan tidak boleh lamban, harus responsif dan tepat.

Menurutnya bahwa pemerintah saat ini lagi getol mensosialisasikan stunting dan pencegahan gizi buruk, jadi jangan lagi ada pusat layanan kesehatan yang menolak atau memperlambat penanganan khasus semacam ini.

Dihadapan pasien ketua TP PKK berjanji akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan para kader dilapangan untuk melakukan aksi nyata dilapangan bukan hanya sekedar konsep tanpa aksi dan sebatas seremonial.

“Dinas kesehatan harus bergerak dan bersinergi dengan pemerintah didesa dan kelurahan guna mengoptimalkan program pengentasan gizi buruk, disamping itu seluruh elemen masyarakat maupun lembaga memiliki peran masing masing dalam mencegah khasus tersebut terjadi,”ujarnya Hamsiah Iksan.

Hamsiah Iksan istri dari Bupati Jeneponto juga mengatakan, dari 3 balita yang teridentifikasi gizi buruk ternyata satu diantaranya hanya menderita infeksi paru dan sudah pulih bahkan telah di izinkan pulang.

Disela mendampingi kunjungan Hj. Hamsiah iksan, Kepala Instalasi Rawat Inap RS.Lanto Daeng Pasewang Dr. Pasriany mengatakan bahwa ketua TP.PKK Hj. Hamsiah Iksan mengunjungi penderita gizi buruk guna memastikan kondisi pasien dan penanganan yang telah diberikan yakni bayi atas nama Alvin usia 11 bulan, asal Tamarunang Timur dan Supriadi usia 19 bulan asal tanamawang kecamatan bontoramba, dan kuduanya telah mendapatkan pelayanan medis secara intensif.
Laporan.Marwan MB.dg lau

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *