Mengaku Wartawan Global TV, Lurah Cibabat : “Paulus Tidak Bisa Menunjukan Identitasnya” ??

  • Whatsapp

 2,566 total views,  2 views today

Globalinvestigasinews.com – Cimahi, Berdasarkan Surat Nomor 140/025/Cbbt Tanggal 30 Januari 2020 Perihal : Hak Jawab dan Somasi dari Lurah Cibabat kepada Pimpinan Redaksi Media Online Global Investigasi News.com.

Read More

Paulus Noch Bolla diberhentikan sebagai Kabiro Kabupaten Bandung Barat segala tindakannya diluar tanggung jawab Redaksi Media Cetak dan Online Ginews TV Investigasi.com. & Global Investigasi News.com

Kami atasnama Pemimpin Redaksi Media Cetak dan Online Global Investigasi News dengan ini sudah memberhentikan Wartawan Kami dengan identitas, Id. Card Paulus Noch Bolla Kabiro Kabupaten Bandung Barat No. Register GIN – 0037 31.05.58.19.09.2019 KTA 0037.31.05.58. KTA/Red-GIN/IX/2019 Surat Tugas Liputan 0037. 31.05.58 STL/Red-GIN/IX/2019, sebagai Kepala Biro Kabupaten Bandung Barat secara lisan, “Nama wartawan yang dimaksud (Paulus-Red) sudah kami berhentikan secara lisan melalui handphone selanjutnya kita tinggal tindak lanjuti dengan Surat Pemberhentian atau lebih dikenal dengan istilah dikalangan Jurnalis yakni “STOP PRESS”, kata Asep Darsono Pemimpin Redaksi Media Cetak & Online Global Investigasi News.com

Selanjutnya masih menurut Pemred Asep Darsono, Adapun dasar pemberhentian karena yang bersangkutan diduga sudah “melampaui batas kewajaran” sehingga Jajaran Redaksi mengambil langkah cepat guna mengatasi hal tersebut diantaranya kutipan dari Surat Somasi dan Hak Jawab dari Lurah Cibabat Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi yang berisi bahwa Pada tanggal 6 Januari 2020 tepatnya pukul 09.00 WIB, Paulus datang ke Kantor Kelurahan Cibabat, Pak Lurah teringat bahwa yang bersangkutan akan datang lagi sesuai yang disampaikan pada waktu tanggal 30 Desember 2019, bahwa setelah pulang dari pangandaran akan datang lagi menagih proposal. Kemudian Pak Lurah memberikan amplop yang berisi uang Rp. 50.000,- [ Lima puluh ribu rupiah ] namun ditolak.

Setelah menerima amplop yang berisi uang Rp. 50.000,- [ Lima puluh ribu rupiah ] Paulus baru menanyakan sumber dana pembangunan gedung dan dijawab sesuai denggan apa yang ditanyakan. Bahwa dana pembangunan berasal dari Dana Alokasi Umum dan Swadaya Masyarakat.

Namun dengan nada tinggi di halaman kantor mengatakan bahwa yang bersangkutan dari Wartawan Televisi Nasional yaitu Media Global TV dan penyampaiannya tersebut didenggar dan disaksikan oleh banyak warga termasuk staf Kelurahan.

Karena dirasa kurang elok dipandang dari etika tamu apalagi sebagai jurnalis yang bersangkutan dipersilahkan masuk kedalam kantor, sambil masuk yang bersangkutan melontarkan ancaman akan memviralkan kinerja kelurahan Cibabat. Setelah didalam, sesuai prosedur yang bersangkutan untuk mengeluarkan identitas sebagai wartawan Televisi Nasional yaitu Global TV namun pada saat itu Paulus tidak bisa menunjukan identitasnya sebagai wartawan Global TV.

Pada tanggal 9 Januari 2020 Pukul 06.59 WIB melalui WA Paulus mengirimkan informasi berkaitan berita yang akan diterbitkan berjudul ‘’Konfirmasi Proyek Yang Diduga Tanpa Papan Nama, Wartawan Tolak ‘’Amplop’’ Dari Lurah Cibabat ?’’

Dalam hal ini redaksi tegaskan bahwa kami adalah Media Cetak dan Online Globalinvestigasinews.com dan Ginews TV Investigasi.com bukan Global TV yang dimaksud Paulus dan Lurah Cibabat dan hal tersebut sudah kami publish beritanya pada Tanggal 9 Januari 2020 serta kami tayangkan hak jawab dari Lurah Cibabat pda Tanggal 05 Februari 2020 setelah terlebih dahulu redaksi mendapat kiriman surat dari Lurat Cibabat perihal Somasi dan Hak Jawab. Maka dari itu sesuai dengan komitmen redaksi Media Cetak dan Online Global Investigasi News.com dan Ginews TV Investigasi.com apabila ada wartawan yang perilakunya dapat menjatuhkan martabat dan harga diri media, maka Redaksi tidak akan segan segan untuk melakukan pemberhentian kepada anggota wartawan, siapaun dia orangnya !!!.

“Ini sangat memalukan, seharusnya Ia Jujur saja mengaku dari Media Ginews TV Investigasi.com sesuai dengan legalitas yang diberikan oleh redaksi, bukan malah mengaku ngaku dari Media Nasional Global TV segala, apalagi ada upaya permintaan uang, ini sudah sangat merusak marwah kami sebagai Media Cetak & Online Globalinvestigasinews.com dan ginewstvinvestigasi.com, selaku pemimpin Redaksi kami akan secepatnya membuat surat pemberhentian secara tertulis”, tegas Asep. (Red)

Photo : Ilustrasi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *