“Mogok Kerja Karyawan PT. Pundi Kencana Menuntut Kebijakan Perusahaan ?!”

 108 total views

CILEGON – Global investigasi News.com – Ratusan massa karyawan yang tergabung dalam Federasi Serikat pekerja energi pertambangan minyak dan Gas bumi menuntut agar kebijakan perusahaan tidak di kurangi apa lagi di hapus aksi unjuk rasa di depan Gerbang pintu PT.PUNDI Rabu (17/04/2024)

Read More

Solidaritas PUK Se-Cilegon menerjunkan 200 orang masa di tambah anggota Karyawan PT.Pundi 120 orang.

Viki Yusron Ketua Federasi serikat karyawan (FSK) ,”
mengatakn adapun hasil mediasi tadi masi menunggu hasil dari pihak PT.Pundi artinya untuk hasil lanjutan kita tunggu hasil selanjutnya, berarti hari ini gagal,”ungkapnya

Tapi memang hasilnya hari ini tidak memuaskan, kita akan lanjutkan besok, meminta kepada pihak PT.Pundi sangat banyak tapi kita menawarkan lobi-lobi untuk mencarikan win win Solution,”tegas Viki

Kita mengajukan 6 point yang 1. menyediakan fasilitas untuk Serikat pekerja (PUK) 2. family gathering, 3.meminta uang tunjangan pendidikan anak Karyawan PT.Pundi. 4. meminta agar membayar upah lembur golongan 3 dan 4 dan sebagaimana mestinya yang sudah berjalan,”ujar Ade

5.tidak boleh PHK sepihak, dan 6, jika karyawan mengundurkan diri, perusahaan memberikan upah selayaknya,”tutur Ade

Adapun aksi mediasi terhenti waktunya sudah sudah habis sampai jam 5 sore dan membubarkan diri, dan terima kepada aparat kepolisian telah mengamankan aksi damai tersebut.

Ade Ristiawan Ketua Koordinator Federasi Serikat Pekerja,”
menambahkan adapun hasil unjuk rasa tadi Belum puas karena kita Belum membuat perjanjian bersama yang sudah di sepakati ada 4 poin dan 2 poin dalam tahap rundingan rencana besok

meski ada kesepakatan yang sudah di sepakati ada 3 point dalam tahap rundingan rencana besok,” Jelas Ade Ristiawan

Pihaknya akan berjuang melakukan tuntutan penghapusan hak hak karyawan tidak di hilangkan,”
tutupnya Ade Ristiawan
Abdulrohim

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *