KETUM GENERASI : Eksekusi Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru Dumai Terkesan Dipaksakan ?

  • Whatsapp

 132 total views,  1 views today

Kandis,Global Investigasi News.Com,Terkait Eksekusi pembebasan lahan masyarakat yang akan dijadikan untuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang terletak di  Simpang Gelombang Km 62, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak Provinsi Riau yang mana sebagai titik pintu Tol seksi 2 Trans Sumatra menuai kontra antara pemilik lahan dan pihak Pemerintah,hal ini disampaikan Novan Hariadi selaku Ketua Umum Garuda Sakti Indonesia(GENERASI),

Read More

Novan mengatakan,”amat menyayangkan atas Eksekusi lahan masyarakat pada tanggal 22/1/2020 beberapa hari yang lalu terkesan dilakukan dengan eksekusi secara paksa dengan tidak memikirkan hak-hak masyarakat dengan untuk kepentingan Negara dan megenyampingkan hak-hak masyarakat selaku warga negara, 

“Sebenarnya masyarakat bukan menolak adanya pembangunan jalan Tol bahkan masyarakat sangat senang tetapi yang sangat disesalkan warga terkait ganti rugi lahan tersebut tidak sesuai bahkan dalam bentuk ganti ruginya hanya Rp 0/ Meternya,sehingga masyarakat menolak untuk dieksekusi, Ini lah sebenarya yang membuat masyarakat tidak merelakan tanahya di buat untuk jalan Tol,”ucapnya, 

Lanjutnya,”yang saya sangat sayangkan terkait adanya SK Gubernur tahun 1959 yang mengatakan 100 meter kiri dan kanan bahu jalan adalah milik cevron. kenapa tidak ada pemberitahuan selama ini? dan kenapa masyarakat bisa mengurus sertifikat hak milik dan masyarakat juga membayar pajak?,

“Dan berapa banyak rumah,tempat ibadah,pemakaman serta perkantoran yang terletak di pinggir bahu jalan yang masih termasuk dalam area dari 100 meter yang sesuai dengan Pergub Tahun 1959 tersebut,nah ini gimana jadinya?,” Pungkasnya

“Novan juga berharap mohon kepada pihak pemerintah untuk dapat menyelesaikan persoalan ini dengan mengevaluasi dari berbagai macam aspek baik dari segi hukum dan sosialnya,”harap Novan.(Saipul Lubis) 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *